Tampilkan postingan dengan label Amalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amalan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Maret 2018

Habiburrahman El-Shirazy Luncurkan Novel Terbaru di Tebuireng

Jombang, Ulama Salaf Online - Para penggemar novel-novel Habiburrahman El-Shirazy (Kang Abik) dapat kembali menikmati sajian cinta yang indah dan menggugah dari penulis terkemuka Indonesia tersebut. Kang Abik akan meluncurkan novel terbarunya yang berjudul Bidadari Bermata Bening. Ia direncanakan tampil bersama Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Shalahuddin Wahid (Gus Sholah), Jumat (28/4) siang.

Dipilihnya Pesantren Tebuireng sebagai tempat peluncuran novel ini berasal dari inisiatif dan permintaan Kang Abik. Terkait pemilihan tempat, ada dua alasan yang diungkapkan pria kelahiran Semarang ini.

Habiburrahman El-Shirazy Luncurkan Novel Terbaru di Tebuireng (Sumber Gambar : Nu Online)
Habiburrahman El-Shirazy Luncurkan Novel Terbaru di Tebuireng (Sumber Gambar : Nu Online)

Habiburrahman El-Shirazy Luncurkan Novel Terbaru di Tebuireng

"Pertama, Tebuireng merupakan tempat yang bersejarah secara nasional. Tidak hanya tentang NU. Bicara tentang peta keislaman di Indonesia, maka Tebuireng dan Jombang tidak bisa dipisahkan," ujar Kang Abik.

Ulama Salaf Online

Alasan kedua, cerita dan tokoh dalam novel Bidadari Bermata Bening itu berakar dari pesantren. "Maka, sangat tepat novel Bidadari Bermata Bening diluncurkan di pesantren, tepatnya Pesantren Tebuireng," tutur novelis alumnus Al-Azhar University Kairo itu.

Ketua Panitia Peluncuran dan Bedah Novel Bidadari Bermata Bening Septian Pribadi menuturkan, acara tersebut akan dihadiri tidak hanya santri Tebuireng.

Ulama Salaf Online

"Panitia mengundang perwakilan seluruh pesantren di Jombang, bahkan hingga Kediri. Insya Allah peluncuran dan bedah novel Bidadari Bermata Bening akan dihadiri sekitar 2.000 orang," kata Septian, Pemimpin Redaksi Majalah Tebuireng ini. (Syamsul Arifin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Amalan, Aswaja Ulama Salaf Online

Rabu, 14 Februari 2018

Kopri PB PMII Sikapi Beredarnya Situs Nikah Siri Online

Jakarta, Ulama Salaf Online. Adanya situs nikah siri online menjadi perhatian berbagai kalangan. Adanya syarat utama pernikahan yaitu minimal 14 tahun menjadi polemik tersendiri. Hal tersebut diungkap oleh Ketua Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (Kopri) PB PMII, Septi Rahmawati.

"Pernikahan dibawah usia 18 tahun bagi perempuan dan 21 tahun bagi laki-laki hal ini berdampak pada psikis dan alat reproduksi," ungkap Septi, Senin (25/9).

Kopri PB PMII Sikapi Beredarnya Situs Nikah Siri Online (Sumber Gambar : Nu Online)
Kopri PB PMII Sikapi Beredarnya Situs Nikah Siri Online (Sumber Gambar : Nu Online)

Kopri PB PMII Sikapi Beredarnya Situs Nikah Siri Online

Untuk anak yang belum menikah akan mengalami gangguan psikis. Seperti tidak siap menjalani pernikahan, hamil dan merawat anak. Selain itu, secara kesehatan bagi anak yang belum siap reproduksinya tidak jarang akan mengalami keguguran.

Dia mengakui olehnya, pernikahan anak akan berimbas pada generasi penerus, baik secara fisik maupun psikis. Di mana anak-anak adalah generasi masa depan yang harus sekolah. Ketika anak-anak dipaksa untuk menikah, hal tersebut akan menggangu perkembangan usianya untuk mendapatkan pengalaman dan ilmu pengetahuan

Di sisi lain, untuk menghindari anak membuka situs tersebut, orang tua harus mengawasi anak menggunakan gadget. Anak-anak telah menggunakan gadget sejak pendidikan usia dini, memudahkan mereka untuk mengetahui banyak hal, diakui atau tidak orang tua semakin sulit untuk mengontrol.

Ulama Salaf Online

"Hal ini membuat anak berpikir dan bertindak lebih cepat dari biasanya, karena informasi yang dengan cepat mereka terima," tegasnya.

Dalam konteks ini pendidikan, orang tua dalam keluarga sangat penting untuk pengawalan dalam proses perkembangan kepribadian anak menjadi tanggung jawab orangtua di rumah. Di sekolah guru juga membentuk karakter anak, sesuai dg perkembangan usianya.

Dilanjutkan dengan pendidikan ilmu agama di tempat mengaji atau disebut diniyah setelah pulang sekolah. Semua komponen akan membentuk karakter anak melalui aktivitas positif di dalamnya. rumah, sekolah, diniyah.

Ulama Salaf Online

"Semoga ini menjadi tugas kita semua, organisasi yang peduli dengan perempuan dan anak serta pemerintah terkait," pungkasnya. (Nita Nurdiani Putri/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Aswaja, Amalan Ulama Salaf Online

Sabtu, 03 Februari 2018

Ini Penyebab Ceramah Khalid Basalamah Ditolak di Sidoarjo

Sidoarjo, Ulama Salaf Online. Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Sidoarjo, Jawa Timur H. Rizza Ali Faizin menilai ceramah Khalid Basalamah menjelek-jelekkan aliran tertentu. Hal itulah yang tidak diinginkan GP Ansor karena tindakan semacam itu menimbulkan permusuhan di masyarakat.?

Ini Penyebab Ceramah Khalid Basalamah Ditolak di Sidoarjo (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Penyebab Ceramah Khalid Basalamah Ditolak di Sidoarjo (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Penyebab Ceramah Khalid Basalamah Ditolak di Sidoarjo

Menurut dia, terkait pengajiannya sendiri, GP Ansor tidak mempermasalahkan. Karena GP Ansor, termasuk warga NU juga melakukan pengajian. Namun, pengajian yang berisi mengkafirkan orang tanpa klairifikasi, sangat disesalkan.?

"Yang kami sayangkan adalah penyampaian dan materinya itu cenderung mendiskreditkan aliran tertentu. Di NU dan Ansor itu selalu terbiasa klarifikasi atau tabayun. Sedangkan Khalid Basalamah itu menyatakan ini kafir, haram dan lain sebagainya. Bahkan untuk pemanggilan Sayyidina untuk Nabi Muhammad juga tidak diperbolehkan olehnya," kata Rizza.

Rizza menegaskan, setiap ceramah yang disampaikan Khalid itu selalu menimbulkan kebencian, menjelek-jelekkan pihak tertentu dan provokatif. Bahkan, Khalid sendiri juga selalu mendapatkan penolakan dari berbagai pihak di setiap daerah di Indonesia ketika ia hendak mengisi acara pengajian.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Muh Anwar Nasir, sebelumnya sudah mengingatkan panitia agar Khalid Basalamah tidak dihadirkan, karena ada penolakan. Namun, Anwar juga tidak melarag karena negara sudah menjamin semua warga untuk melaksanakan kegiatan agama. Ketika ada reaksi penolakan dan atas dasar keamanan, agar acaranya ditunda dulu.

Ulama Salaf Online

"Ke depan, kami akan melakukan silaturahim lebih baik lagi agar tidak terjadi hal yang sama karena miskomunikasi," pungkasnya.?

Sekadar diketahui, anggota Gerakan Pemuda Ansor dan Banser Sidoarjo, Jawa Timur, melakukan aksi penolakan dan meminta pemateri pengajian, Khalid Basalamah tidak melanjutkan ceramahnya. Khalid Basalamah saat itu sedang ceramah pada acara tabligh akbar yang diadakan Takmir Masjid Shalahuddin di wilayah Gedangan Sidoarjo, Sabtu (4/3).?

Sekadar diketahui juga, Khalid Basalamah dalam sebuah pengajiannya yang dishare di YouTube tidak membolehkan membaca surah Yaasin yang ditentukan pada tiap malam Jumat. Menurut dia, hal semacam itu tidak diajarkan Nabi Muhammad SAW. Sebuah ibadah harus ada dalilnya. Ia juga menyebutkan dalam shalat itu tidak mesti menggunakan lafal “ushalli”. Selain itu, kata “saysyidna” tidak semestinya disematkan kepada Nabi Muhammad SAW karena tidak ada dalilnya. Padahal semua itu telah menjadi kebiasaan di kalangan Muslim Indonesia. (Moh Kholidun/Abdullah Alawi)

Ulama Salaf Online

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Amalan, Ulama Ulama Salaf Online

Rabu, 31 Januari 2018

Pesantren di Pringsewu Ini Cetak Yatim Piatu Jadi Hafidh dan Sarjana

Pringsewu, Ulama Salaf Online

Niat tulus dan ikhlas ditunjukkan Ketua Lembaga Pendidikan Maarif NU Provinsi Lampung H Fauzi yang juga pemilik STMIK dan STIT Pringsewu. Berawal dari kegelisahannya terhadap fenomena gersangnya akhlak dan ilmu agama para mahasiswa di zaman sekarang, ia merintis sebuah pondok pesantren bagi para mahasiswanya.

Pesantren di Pringsewu Ini Cetak Yatim Piatu Jadi Hafidh dan Sarjana (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren di Pringsewu Ini Cetak Yatim Piatu Jadi Hafidh dan Sarjana (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren di Pringsewu Ini Cetak Yatim Piatu Jadi Hafidh dan Sarjana

Awalnya, doktor lulusan Universitas Gajah Mada ini sudah secara rutin membantu mahasiswanya dalam bentuk pendidikan secara gratis. Seiring berjalannya waktu ia menilai bahwa hasil perubahan yang didapat kurang maksimal. Sehingga ia pun mengubah metode penyaluran beasiswa dengan cara mengasramakan para penerima beasiswa tersebut. Hal ini ditujukan untuk lebih fokus dalam pembinaan akhlak mereka.

"Setelah mendirikan asrama, ia (Fauzi) pun berinisiatif untuk merintisnya menjadi sebuah pondok pesantren yang diberi nama Baitul Quran. Dalam mengelolanya ia mempercayakannya kepada saya," kata Ustadz Abdul Hamid Al Hafidz yang juga Pengurus Jamiyyatul Qurra wal Huffadh NU Pringsewu saat menceritakan pesantren yang diasuhnya.

Ulama Salaf Online

Abdul Hamid menambahkan bahwa Pesantren Baitul Quran memiliki konsep beasiswa bagi para anak yatim piatu yang memiliki keinginan menghafalkan Al-Qur’an. "Selain para santri menghafal Al-Qur’an dan belajar ilmu agama, mereka juga mendapat perkuliahan yang nantinya akan menjadikan mereka para sarjana yang hafidz quran," jelasnya, Selasa (18/5).

Ulama Salaf Online

Untuk kurikulumnya, Pesantren Baitul Quran memiliki banyak matakuliah yang difokuskan pada pendalaman keilmuan para santri di bidang agama khususnya ilmu Al-Qur’an. "Perkuliahan dilaksanakan di kompleks pondok yang statusnya bekerja sama dengan STIT Pringsewu yang masih merupakan (di bawah naungan) satu yayasan," imbuhnya.

Dengan mata kuliah yang diberikan Pondok Pesantren Baitul Quran, lanjutnya, para santri juga diharapkan memiliki 10 kompetensi para dai. Kompetensi tersebut yaitu memiliki aqidah yang benar, berakhlak mulia, taat beribadah, mandiri, berwawasan luas, sehat jasmani dan rohani, memiliki semangat juang tinggi, dinamis, disiplin dan bermanfaat bagi sesama.

Selama di pesantren para santri diberi beasiswa penuh dan dibebaskan seluruh biaya pendidikan sarjananya serta bebas biasa asrama dan kebutuhan makan sehari hari. "Jika ada anak yatim piatu yang ingin masuk Pesantren Baitul Quran bisa menghubungi saya langsung melalui HP 081369740662 atau datang langsung ke Pesantren yang beralamatkan di Jalan SMA 2 Perum Podomoro Indah Pringsewu," pungkasnya. (Muhammad Faizin).

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Ahlussunnah, Amalan, Pesantren Ulama Salaf Online

Kamis, 18 Januari 2018

PBNU Siapkan Materi Taqrir Jamai dan Metode Ilhaqul Masail bi Nazhairiha

Jakarta, Ulama Salaf Online - Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) menggelar bahtsul masail dan diskusi terbatas terkait taqrir jamai dan metode ilahaqul masail bi nazhairiha di Lantai 5 Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (31/10) siang. Pengurus harian PBNU melakukan penguatan materi untuk dibawa di forum Munas dan Konbes NU 2017 akhir November mendatang.

“Semoga pertemuan ini memberikan manfaat dan membuahkan hasil sebagai bahan Munas NU 2017,” kata Rais Syuriyah PBNU KH Musthofa Aqil Siroj membuka forum diskusi.

PBNU Siapkan Materi Taqrir Jamai dan Metode Ilhaqul Masail bi Nazhairiha (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Siapkan Materi Taqrir Jamai dan Metode Ilhaqul Masail bi Nazhairiha (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Siapkan Materi Taqrir Jamai dan Metode Ilhaqul Masail bi Nazhairiha

Forum ini dihadiri oleh pengasuh pesantren dan sejumlah pengurus NU dari berbagai daerah. Hadir pada pertemuan ini Rais Syuriyah PBNU 2010-2015 KH Afifuddin Muhajir yang memberikan pengantar diskusi.

Ulama Salaf Online

“Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari putusan Munas NU 1992 di Lampung terkait taqrir jamai dan ilhaq. Kita ingin mencari formula yang lebih rinci dan operasional kedua materi tersebut,” kata Wakil Ketua LBM PBNU Komisi Maudhuiyyah KH Abdul Moqsith Ghazali yang memandu forum.

Kiai Afif membuka forum dengan penjelasan terkait taqrir. Taqrir, menurutnya, adalah sebutan lain dari istilah tarjih.

Ulama Salaf Online

“Kalau tarjih itu menyeleksi dalil, taqrir adalah memilih salah satu pendapat ulama yang beragam. Taqrir merupakan salah satu cara yang ditempuh untuk menyelesaikan pendapat ulama yang tampak ta’arud,” kata Kiai Afif.

Diskusi berlangsung dinamis. Peserta menanggapi dan memberikan masukan kepada panitia Munas NU 2017 terkait penguatan materi taqrir jamai dan ilhaqul masail bi nazhairiha. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online AlaSantri, Pesantren, Amalan Ulama Salaf Online

Jumat, 12 Januari 2018

Menaker Serukan Pemuda Lawan Radikalisme, Ekstrimisme dan Tingkatkan Daya Saing

Jakarta, Ulama Salaf Online. Di Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober,  Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri menyerukan kepada 5.000 mahasiwa untuk meningkatkan daya saing dengan belajar dan bekerja lebih keras agar menjadi pribadi yang berdaya saing dan kompeten di atas standar. 

Menaker Serukan Pemuda Lawan Radikalisme, Ekstrimisme dan Tingkatkan Daya Saing (Sumber Gambar : Nu Online)
Menaker Serukan Pemuda Lawan Radikalisme, Ekstrimisme dan Tingkatkan Daya Saing (Sumber Gambar : Nu Online)

Menaker Serukan Pemuda Lawan Radikalisme, Ekstrimisme dan Tingkatkan Daya Saing

Menteri Hanif juga mengajak mahasiswa untuk terus menggelorakan semangat kebangsaan dan toleransi agar persatuan dan kesatuan bisa dikokohkan di atas semua perbedaan yang ada. Lawan segala bentuk upaya memecah belah bangsa dan  berbagai bentuk ekstrimisme dan radikalisme.

Seruan di tengah guyuran hujan tersebut disampaikan oleh Menaker Hanif kepada 5000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta, saat memberikan kuliah akbar Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme di stadion Sumantri Brojonegoro, kawasan  Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (28/10).

"Persatuan itu modal kita untuk membangun. Persatuan juga modal untuk menjadi bangsa yang besar. Persatuan itu modal kita untuk maju. Tidak ada gunanya membangun, kalau kita tidak bersatu. Tidak ada gunanya kita melakukan banyak hal kalau bersatu saja tidak bisa,” kata Hanif.

Ulama Salaf Online

“Apakah anda semua para pemuda siap untuk bersatu?" Tanya Hanif.

"Siaap," jawab serentak ribuan mahasiswa. 

Ulama Salaf Online

"Apakah Anda semua para pemuda siap untuk bersatu untuk Indonesia?" tanya Menaker lagi. Mahasiswa menjawab kompak, "Siaaap."

Pada momentum Sumpah Pemuda ini, Menaker juga mengajak mahasiswa untuk melawan berbagai bentuk pemikiran yang ingin memecah belah bangsa. 

"Harus dilawan berbagai upaya pikiran yang berusaha memecah belah sebagai bangsa,” katanya.

Menaker meyakini apabila seluruh mahasiswa bersatu maka daya Indonesia semakin kuat. Karena di era persaingan, semuanya serba persaingan. 

“Generasi muda harus meningkatkan daya saing dengan belajar dan bekerja lebih keras agar menjadi pribadi yang kompeten di atas standar,” kata Hanif.

Karena itulah, Hanif mengingatkan mahasiswa sebagai kaum muda untuk meningkatkan daya saing agar menang di era persaingan. 

"Syaratnya adalah anak-anak muda Indonesia harus di atas standar. Kalau di atas standar pasti menang," katanya.

Dengan mengokohkan daya saing SDM sekaligus soliditas dan solidaritas sebagai bangsa untuk menghalau berbagai ekstrimisme dan radikalisme, Menaker Hanif meyakini Indonesia akan menjadi negara kuat, pertumbuhan ekonomi meningkat dan berpandangan moderat, toleran, welas asih dan tenggang rasa serta santun di dalam bermasyarakat.

Di akhir sambutan, Menaker memohon doa kepada 5000an mahasiswa agar Presiden Joko Widodo dan seluruh jajarannya diberikan kekuatan untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju, damai, dan bisa memberi ruang hidup bagi zaman now. 





"Saya berpesan kepada adik-adik mahasiswa untuk terus bersama-sama, bekerjasama mengawal semua komunitas, semua ruang dengan pelbagai bentuk intervensi pemikiran-pemikiran, tindakan-tindakan moderat dan toleran. 

"Agar ini menjadi citarasa Indonesia. Jangan sampai sekelompok kecil orang mengganggu citra Indonesia yang damai, toleran," tegasnya.

Menaker Hanif mengungkapkan ada 21 juta angkatan kerja usia muda. Namun sekitar  14 juta memiliki potensi untuk radikalisme, dan itu harus diantisipasi bersama-sama baik oleh pemerintah, kampus dan pemuda serta semua entitas bangsa agar Indonesia bemar-benar menjadi negara dan bangsa yang semua untuk semua.

“Indonesia akan tumbuh jadi negara kuat disegani negara-negara lain," pungkasnya. (Red: Kend Setiawan)

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Ahlussunnah, Amalan, Pesantren Ulama Salaf Online

Rabu, 10 Januari 2018

Gedung Aswaja Kota Pekalongan Diresmikan Penggunaannya

Pekalongan, Ulama Salaf Online. Bangunan megah dua lantai di atas lahan seluas 6.728 meter persegi Jalan Sriwijaya 2 Pekalongan, Ahad kemarin (7/11) diresmikan penggunaannya oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah Drs H Mohammad Adnan, MA.

Gedung yang diberi nama Gedung Aswaja merupakan bangunan tahap pertama dari dua tahap yang direncanakan. Dimana pada tahap pertama ini yang sudah selesai dibangun ruang pengelola, ruang rapat mini dan sedang. Kemudian sarana pendukung berupa kantor unit usaha simpan pinjam syariah BMT SM NU dan kafe santri serta fasilitas area parkir.

Gedung Aswaja Kota Pekalongan Diresmikan Penggunaannya (Sumber Gambar : Nu Online)
Gedung Aswaja Kota Pekalongan Diresmikan Penggunaannya (Sumber Gambar : Nu Online)

Gedung Aswaja Kota Pekalongan Diresmikan Penggunaannya

Pembangunan tahap kedua berupa gedung pertemuan berkapasitas 2000 kursi yang terletak di belakang bangunan induk saat ini masih dalap tahap proses pengerjaan pondasi.

Ulama Salaf Online

Ketua PWNU Jateng sangat berharap gedung aswaja tidak sekedar untuk tempat rapat maupun pertemuan berskala besar, akan tetapi lebih dari itu gedung aswaja harus menjadi pusat penanaman nilai nilai aswaja, khususnya kepada generasi muda yang saat ini menjadi sasaran empuk kelompok teroris.

Ulama Salaf Online

"Gedung Aswaja harus bisa menjadi benteng terhadap maraknya kelompok aliran keras yang didengungkan oleh para teroris," ujarnya.

Dikatakan, PCNU dan warga Nahdliyyin Kota Pekalongan patut berbangga atas usaha keras pengurus dalam merealisasikan bangunan Gedung Aswaja yang cukup megah ini. Pasalnya, PWNU Jateng saja hanya memiliki bangunan di atas lahan seluas 3000 meter persegi, sedangkan kantor PCNU Kota Pekalongan dua kali lipatnya.

Tentu, yang terpenting adalah bagaimana memikirkan biaya operasionalnya dan mengisi kegiatan gedung aswaja untuk kepentingan dan kemaslahatan ummat, ujar Adnan.

Gedung Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) yang dimiliki Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan harus bisa menjadi sarana pelatihan dan pendidikan akhlak yang saat ini sedang krisis di kalangan generasi muda.

Jika ini bisa dilakukan, maka Kota Pekalongan akan dijadikan barometer dalam pembangunan akhlaq yang berbasis ajaran aswaja, dan PCNU PCNU yang lain harus bisa mencontohnya.

Lebih lanjut dikatakan, ideologi yang dibawa para teroris yang beraliran keras, sangat tidak tepat diterapkan di bumi Indonesia yang cinta damai. Maka sikap toleran, kebersamaan dan keadilan yang menjadi ciri khas ajaran aswaja harus bisa diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut Adnan, nama Gedung Aswaja membawa konsekuensi dalam bentuk kegiatan yang kongkrit dalam pembinaan ummat. Karena sikap sikap yang dikembangkan Nahdlatul Ulama secara prinsip beriringan dengan kebijakan pemerintah dalam menata masyarakat agar lebih baik dalam kehidupan sehari hari.

Acara peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita dihadiri oleh utusan Pengurus Ranting NU dan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se Kota Pekalongan. Kemudian Pengurus cabang, Badan Otonom, lembaga dan lajnah tingkat cabang serta tamu undangan seperti Damndim 0710, Wakapolres Pekalongan Kota serta puluhan tamu undangan lainnya.

Momentum peresmian gedung aswaja sekaligus dimanfaatkan PCNU untuk menggelar musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) ke - 2 NU Kota Pekalongan tahun 2010. Beberapa agenda yang terkait dengan pengembangan gedung aswaja menjadi bahasan pokok dalam muskercab tersebut. Pasalnya, pembangunan gedung yang menghabiskan dana hingga milyaran rupiah belum termasuk rencana pembangunan gedung pertemuan.

Di samping itu, konsolidasi organisasi juga menjadi materi bahasan terkait adanya beberap ranting yang sampai saat ini belum melakukan reformasi pengurus, meski SK nya telah kedaluwarsa. Ditargetkan akhir 2010 ini masalah konsolidasi dapat tuntas dan rencana pelatihan manajemen pengurus yang dijadwalkan pada awal 2011 nanti bisa segera digelar.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pekalongan H. Mohammad Bowo Leksono, SH., MM dalam  sambutannya mengatakan, warga nahdlliyin Kota Pekalongan harus jeli menangkap peluang terhadap program program pemerintah yang digulirkan, sehingga peran pembangunan masyarakat tidak saja menjadi kewajiban pemerintah saja, akan tetapi ada peran peran dari masyarakat yang harus dijalankan, sehingga bisa seiring dan sejalan

Bowo mengatakan, DPRD bersama Pemerintah Kota Pekalongan siap membantu berbagai kesulitan yang dialami Nahdlatul Ulama, termasuk terhadap persoalan penyelesaian pembangunan gedung pertemuan yang saat ini baru berupa pondasi.

Meski tidak sebesar tahun lalu, paling tidak bantuan ini dapat meringankan beban panitia pembangunan yang harus merogoh kocek tidak kurang dari 1,9 milyar untuk menyelesaikan pembangunan gedung pertemuan. (iz)

Hadir dalam acara pembukaan selain Ketua PWNU Jawa Tengah, juga Ketua DPRD Kota Pekalongan HM. Bowo Leksono, Anggota DPRD Kota Pekalongan mantan anggota dewan, sesepuh NU dan mantan aktifis NU, Rais dan Ketua PCNU Batang, Kabupaten Pekalongan dan Pemalang serta utusan dari lembaga, lajnah, banom NU Cabang dan utusan dari  WC Ranting NU se Kota Pekalongan. (iz)Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Pahlawan, Amalan Ulama Salaf Online

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ulama Salaf Online sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ulama Salaf Online. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ulama Salaf Online dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock