Sumenep, Ulama Salaf Online. Ketua PCNU Sumenep KH Pandji Taufiq, menceritakan sekelumit suri tauladan dari sosok KH Abdurrahman Wahid, atau yang akrab dipanggil Gus Dur, kepada Ulama Salaf Online, Kamis (4/6).
"Saya saat itu berkesempatan sowan ke Gus Dur semasa beliau masih ngontrak di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Ketika itu, setelah beliau menjadi Ketua PBNU, tapi Gus Dur belum sempat punya rumah, " tuturnya.
| Ini Cerita Keteladanan Gus Dur ketika Diberi Setumpuk Uang (Sumber Gambar : Nu Online) |
Ini Cerita Keteladanan Gus Dur ketika Diberi Setumpuk Uang
Saat di ruang tamu, lanjutnya, datanglah tamu yang katanya dari Jawa Barat bersedekah setumpuk uang kepada Gus Dur. Tetapi tamu lain dari Jawa Timur datang dengan keperluan hendak pinjam uang untuk pelunasan ongkos naik haji (ONH)-nya.Ulama Salaf Online
"Gus Dur bilang, saya tidak punya uang, ini rezeki untuk kamu," ujar Kiai Pandji menirukan kata-kata Gus Dur yang ditujukan ke tamu dari Jawa Timur tersebut.Ulama Salaf Online
Diberikanlah segepok uang pemberian tamu dari Jawa Barat oleh Gus Dur kepada tamu yang dari Jawa Timur tadi tanpa dia membuka bungkusnya."Saya hanya bisa tercengang. Dan lebih heran lagi, karena sampai saat ini belum bisa meniru salah satu keteladanan beliau itu," tukasnya. (Hairul Anam/Fathoni)
Dari Nu Online: nu.or.id
Ulama Salaf Online Kyai Ulama Salaf Online
