Tampilkan postingan dengan label Ubudiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ubudiyah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Februari 2018

Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian III)

Jakarta, Ulama Salaf Online 

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menceritakan tentang toleransi dalam Islam kepada para personel grup musik Wali yang bersilaturahim ke PBNU beberapa waktu lalu. Kiai Said mencontohkan toleransi pada zaman awal Islam dan dilakukan langsung Nabi Muhammad SAW sendiri. 

Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian III) (Sumber Gambar : Nu Online)
Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian III) (Sumber Gambar : Nu Online)

Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian III)

Menurut Kiai Said, Nabi Muhammad pernah berkata, pada suatu saat nanti agama Islam akan sampai ke Mesir dengan tangan Umar bin Khatab.

“Islam akan sampai ke Mesir berkat tanganmu, Umar, berkat perjuanganmu,” ceritanya kepada manajer Wali dan personelnya yaitu Apoy yang ditemani Farhan ZM atau Faank (vokalis), Ihsan Bustomi, dan Hamzah Shopi, serta manajemen Wali, di ruangan Kiai Said, lantai tiga gedung PBNU, Jakarta, Rabu sore (18/1).

(Baca: Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian I))

Ulama Salaf Online

Namun, kata Kiai Said, Nabi Muhammad mengingatkan Umar agar menjaga kehormatannya Kristen Qibthi (sekarang disebut Koptik). Mereka jangan dimusuhi. Amanat Nabi Muhammad itu dijaga sampai sekarang oleh umat Islam Mesir. 

“Perang Salib pernah terjadi, tapi Kristen Koptik tidak diganggu,” lanjut kiai asal Cirebon, Jawa Barat tersebut. 

Pada peristiwa lain, Kiai Said menceritakan Nabi Muhammad ketika mendapatkan kemenangan, yaitu Fathu Mekkah. Ketika Nabi Muhammad masuk mekkah, sebagian sahabatnya ada yang menganggap bahwa hari itu adalah untuk membalas dendam kepada kafir Mekkah. Dendam itu dalam bentuk membunuh kepada orang yang telah melakukan pembunuhan kepada orang Muslim (qishas).

Namun, Nabi Muhammad tidak membenarkan anggapan sahabat tersebut. Hari itu, menurut Nabi adalah hari silaturahim umat Islam dengan penduduk Mekkah.

Ulama Salaf Online

“Enggak, hari ini hari membangun silaturahim, semua penduduk Mekkah saya maafkan,” ungkap Kiai Said mengumpamakan perkataan Nabi Muhammad.

(Baca: Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian II))



Sebelum kedatangan Nabi Muhammad ke Mekkah itu, lanjut Kiai Said, ada 15 penduduk Mekkah yang kabur karena ketakutan. Lima belas orang tersebut menyangka bahwa kaum Muslimin akan melakukan pembalasan. Di antara yang kabur tersebut Ikrimah, anaknya Abu Jahal. 

“Yang lari, dijemput, saya maafkan, saya maafkan,” lanjut Kiai Said, mengumpamakan ungkapan Nabi Muhammad.

Menurut Kiai Said, NU adalah Ahlussunah wal-Jama’ah. Prinsipnya moderat dan toleran, menjalin persaudaraan sesama uamt Islam, sesama warga bangsa, sesama manusia. 

“Jadi, NU Tidak ada celah untuk radikal, toleran, moderat. Cita-citanya membangun persaudaraan sebangsa setanah air. Jadi, radikal tidak akan hidup di NU,” tegas Kiai Said. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Ubudiyah, Lomba Ulama Salaf Online

Jumat, 16 Februari 2018

ISNU Tolak Keberadaan LGBT

Jakarta, Ulama Salaf Online - Ketua Dewan Pembina Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU)Mahfud MD mendukung penolakan terhadap keberadaan kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Menurutnya, selain bertentangan dengan nilai-nilai agama, juga tidak sejalan dengan Undang-undang Dasar (UUD) 1945.

"HAM tak selalu mutlak-universal. LGBT bertentangan dengan nilai ketuhanan, moralitas, dan budaya Indonesia. Pasal 28J (UUD)," ujar Mahfud dalam akun Twitter pribadinya, Senin (25/1).

ISNU Tolak Keberadaan LGBT (Sumber Gambar : Nu Online)
ISNU Tolak Keberadaan LGBT (Sumber Gambar : Nu Online)

ISNU Tolak Keberadaan LGBT

Berbicara mengenai LGBT, menurutnya, seharusnya menjadi kepedulian bersama. Bukan hanya bidang-bidang ilmu tertentu. Ia mengingatkan, berbicara ihwal keberadaan LGBT berbeda dengan mengamati.

Pakar Hukum Tata Negara yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu juga menulis, LGBT merupakan perilaku yang berbahaya dan menjijikan. Namun, untuk penangannya, ia menilai, tidak perlu berlebihan, misalnya dengan pengawalan Brimob. Berbicara mengenai LGBT yang semakin marak, ia mempertanyakan ihwal penerimaan kaum-kaum tersebut dari moralitas nilai-nilai agama.

Ulama Salaf Online

"Apakah moralitas nilai-nilai agama kita sekarang sudah menerima LGBT?," tulisnya.

Ulama Salaf Online

Hal senada juga diungkapkan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir bahwa kelompok LGBT tidak boleh masuk kampus.

"Masa kampus untuk itu? Ada standar nilai dan standar susila yang harus dijaga. Kampus adalah penjaga moral," katanya, seperti dikutip Antara belum lama ini.

Pernyataan Menteri Nasir mengemuka sebagai reaksi atas keberadaan gerakan Support Group and Resource Center on Sexuality Studies (SGRC) di kampus Universitas Indonesia yang menawarkan konseling bagi kelompok LGBT.

"Begitu dapat informasi, saya langsung hubungi Rektor UI. Ternyata, kegiatan itu tidak mendapatkan izin dari UI," ujarnya.

Beberapa hari terakhir, nama SGRC UI (Support Group and Resource Center on Sexuality Studies Universitas Indonesia) menjadi perbincangan publik di media sosial. SGRC UI mengklaim sebagai organisasi yang memberikan konseling dan edukasi bagi pelaku LGBT. SGRC UI juga membantah sebagai organisasi yang melindungi dan menyebarkan perilaku orientasi seksual menyimpang.

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Ubudiyah, News Ulama Salaf Online

Sabtu, 03 Februari 2018

30 Pesantren di Jatim Ikuti Pendidikan Hak Asasi dan Perdamaian

Surabaya, Ulama Salaf Online. Sebanyak 30 santri perwakilan 30 pesantren di Jawa Timur mengikuti pendidikan Hak Asasi Manusia dan Perdamaian serta Respon atas Fenomena Terorisme di Hotel Novotel Surabaya, Senin-Jumat (5-8/1). Mereka berasal dari pesantren di Surabaya, Bangkalan, Sampang, Sumenep, Sidoarjo, Pasuruan, dan Jombang dengan komposisi 12 perempuan dan 18 laki-laki. Peserta umumnya berusia antara 17-22 tahun dengan tingkat pendidikan antara kelas 3 SLTA hingga tingkat 2 perguruan tinggi.

30 Pesantren di Jatim Ikuti Pendidikan Hak Asasi dan Perdamaian (Sumber Gambar : Nu Online)
30 Pesantren di Jatim Ikuti Pendidikan Hak Asasi dan Perdamaian (Sumber Gambar : Nu Online)

30 Pesantren di Jatim Ikuti Pendidikan Hak Asasi dan Perdamaian

Kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman para santri tentang perdamaian dalam Islam, HAM, dan meningkatkan keterampilan mereka dalam menyelesaikan konflik secara damai dalam perspektif Islam dan HAM. Pendidikan ini juga akan dilanjutkan dengan kunjungan dan dialog perwakilan 2 pengungsi konflik Syiah Sampang di kantor Center for Marginalized Communities Studies (CIMARs) Surabaya.

Kunjungan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan santri tentang praktik terbaik bina damai dan penanganan konflik dengan harapan dapat membekali mereka dalam upaya pembangunan perdamaian dan penanganan konflik di Jawa Timur.

Koordinator Program Pesantren for Peace (PfP) Idris Hemay menegaskan, program ini dilatarbelakangi oleh aksi kekerasan dan teror atas nama agama yang terus marak terjadi. Belum lama ini misalnya masyarakat dunia dikejutkan dengan aksi kekerasan yang terjadi di Paris yang mengakibatkan setidaknya 120 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Ulama Salaf Online

Ulama Salaf Online

"Salah satu tersangka pelaku terorisme di Paris adalah Frederick C Jean Salvi alias Ali, yang menurut berbagai sumber diketahui kerap mendatangi berbagai pesantren di Bandung Jawa Barat. Salah satunya pesantren di Cileunyi Bandung," terangnya.

Dalam rangka berkontribusi aktif dalam upaya mengurangi dan mencegah aksi kekerasan dan terorisme, pihaknya dari Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dan Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS) dengan dukungan Uni Eropa mengembangkan dan menjalankan sebuah program penting bertajuk "Pesantren for Peace (PfP)".

Program ini dijalankan dengan melibatkan banyak pondok pesantren di 5 wilayah di Jawa, salah satunya di Jawa Timur. Program ini diadakan untuk mendorong dan mendukung peran pesantren sebagai lokomotif moderasi Islam di Indonesia dalam rangka menegakkan dan memajukan HAM, demokrasi, toleransi agama dan pencegahan serta penyelesaian konflik secara damai.

Menurut Idris, hasil penelitian yang dilakukan PfP beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa pesantren di Jawa Timur masih belum memaksimalkan perannya dalam membangun perdamaian dan mencegah aksi kekerasan. Penelitian ini juga mengonfirmasi bahwa akar penyebab konflik dan kekerasan yang terjadi di Jawa Timur sangat beragam mulai dari aspek teologis hingga persoalan ekonomi, politik, dan sosial budaya.

"Hal ini dipicu oleh hadirnya kebijakan yang tidak adil, sikap diskriminatif dan intoleran, rendahnya rasa kebersamaan, menguatnya identitas keagamaan, dan kentalnya prasangka (prejudice) di antara kelompok masyarakat baik di kalangan antaragama maupun intra agama itu sendiri," ujar pria kelahiran Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan ini. (Hairul Anam/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Ubudiyah, Santri, Kajian Ulama Salaf Online

Kamis, 01 Februari 2018

Terbaik dari Allah adalah Terbaik untuk Kita

Pringsewu, Ulama Salaf Online

Wakil Ketua PCNU Pringsewu KH Hambali mengajak segenap umat Islam untuk terus memperbaiki kualitas dan kuantitas ibadah kepada Allah SWT. Hal ini dilakukan untuk menyiapkan diri dengan bekal yang cukup ketika saat nanti bertemu dengan alam keabadian yaitu alam akhirat.



Terbaik dari Allah adalah Terbaik untuk Kita (Sumber Gambar : Nu Online)
Terbaik dari Allah adalah Terbaik untuk Kita (Sumber Gambar : Nu Online)

Terbaik dari Allah adalah Terbaik untuk Kita



"Dunia itu adalah tempat menanam amal, yang nantinya akan kita panen di alam akhirat," jelasnya mengutip sebuah maqalah saat memberikan mauidzatul hasanah pada Ngaji Ahad Pagi (Jihad Pagi) di Aula Gedung NU Pringsewu (10/12).

Ulama Salaf Online





Untuk sampai ke alam keabadian ini, lanjutnya, manusia harus bertemu dahulu dengan alam kematian. Sehingga sebagai umat yang beriman harus menyadari bahwa alam kematian adalah awal dari kehidupan baru.

Ulama Salaf Online

"Kita harus bertemu kematian dulu sebelum menemui alam keabadian. Jangan dikira setelah kita meninggalkan dunia ini semua urusan selesai," jelas pria Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Pringsewu.

Dengan modal kualitas dan kuantitas ibadah yang dimiliki, kata dia, diharapkan peluang pintu surga akan terbuka lebih lebar sehingga akan dapat menjadi penduduknya, walaupun pada dasarnya semua itu adalah kehendak Allah SWT.

"Yang masuk ke surga adalah mereka yang dipilih. Salah satunya adalah mereka yang mendapat syafaat dari Nabi dan mereka yang memang dikehendaki dari Allah SWT," jelasnya.

Oleh karenanya dalam setiap hembusan nafas, ia mengajak agar senantiasa mengingat Allah SWT seraya berharap semoga Allah memberi yang terbaik kepada umat-Nya.





"Tingkatkan kualitas dan kuantitas ibadah shalat dengan berjamaah, shalat sunah, zikir dan doa. Yang terbaik menurut Allah adalah yang terbaik untuk kita. Jangan meminta yang terlalu tinggi di luar kemampuan kita. Sesuaikan dengan diri kita sendiri," pesannya. (Muhammad Faizin/Kendi Setiawan). Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Ubudiyah Ulama Salaf Online

Rabu, 31 Januari 2018

IPNU-IPPNU Lampung Tengah Kawal MPLS di Bumi Nabung

Lampung Tengah, Ulama Salaf Online - Sebelum aktif memulai proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun pelajaran 2016/2017, Lembaga Pendidikan Maarif NU Kecamatan Bumi Nabung, Lampung Tengah telah sukses melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), selama 3 hari, Selasa-Kamis lalu, 19-21 Juli 2016.

Badil Aqif Aroni selaku Sekretaris MWC NU Bumi Nabung mengatakan, saat ini Lembaga Pendidikan Maarif NU Kecamatan Bumi Nabung, Lampung Tengah menaungi empat unit pendidikan, yakni MTs Maarif 05 Bumi Nabung, MTs Maarif 08 Bumi Nabung, MA Maarif 14 Bumi Nabung, dan SMA Maarif 8 Bumi Nabung.

IPNU-IPPNU Lampung Tengah Kawal MPLS di Bumi Nabung (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Lampung Tengah Kawal MPLS di Bumi Nabung (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Lampung Tengah Kawal MPLS di Bumi Nabung

?

MPLS melibatkan pengurus Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Lampung Tengah. Beberapa materi yang disampaikan dalam kegiatan MPLS kali ini antara lain pengenalan lingkungan dan tata taertib madrasah, Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), ke-IPNU-an, ke-IPPNU-an, dan kedisiplinan, ditambah dengan beberapa permainan dan lomba-lomba.

?

Edi Hermawan selaku Ketua PC IPNU Lampung Tengah, di hadapan puluhan peserta mengatakan, siswa-siswi yang mengenyam pendidikan di bangku madrasah di bawah naungan LP Maarif NU secara otomotisi menjadi kader IPNU dan IPPNU. Para siswa akan digembleng secara lebih mendalam dalam jenjang kaderisasi tingkat peajar, yakni Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) dan Lakmud (Latihan Kader Muda).

Ulama Salaf Online

?

Ulama Salaf Online

"Kami dari keluarga besar PC IPNU-IPPNU Lampung Tengah mengaku bangga Pimpinan Komisariat hidup di lingkungan Lembaga Pendidikan Maarif NU Kecamatan Bumi Nabung, Lampung Tengah, dan semoga ini terus berkelanjutan dan melahirkan kader-kader NU muda yang berkualitas dan berakhlaqul karimah," tambah alumni S1 IAIM NU Metro-Lampung ini.

?

"Dalam proses MPLS ini kami dari PC IPNU - IPPNU Lampung Tengah lebih menekankan kepada materi Ahlussunnah wal Jamaah. Karena (Awaja) sebagai nilai harus ditanamkan kepada murid-murid sejak dini baik MTs maupun MA khususnya di lingkungan LP Maarif NU. Aswaja adalah ciri khas, karakter pendidikan yang di bawah naungan jamiyyah Nahdlatul Ulama," imbuh mahasiswa Pascasarjana IAIN Raden Intan Bandar Lampung ini. (Akhmad Syarief Kurniawan/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Ubudiyah, Ahlussunnah, Daerah Ulama Salaf Online

Selasa, 02 Januari 2018

Ribuan Hektare Sawah Banjir, Petani Majalengka Rugi Ratusan Juta

Majalengka, Ulama Salaf Online. Ketua Lembaga Pemberdayaan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Majalengka Jakfar menyatakan prihatin atas terendamnya ribuan hektare sawah milik petani di empat desa di kecamatan Ligung dan kecamatan Sumberjaya, Majalengka. Banjir akibat luapan sungai Cikamangi ini, menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Ribuan Hektare Sawah Banjir, Petani Majalengka Rugi Ratusan Juta (Sumber Gambar : Nu Online)
Ribuan Hektare Sawah Banjir, Petani Majalengka Rugi Ratusan Juta (Sumber Gambar : Nu Online)

Ribuan Hektare Sawah Banjir, Petani Majalengka Rugi Ratusan Juta

Banjir merendam empat desa itu seperti desa Sukawera, desa Leuweunghapit, desa Majasari kecamatan Ligung, dan desa Lojikobong kecamatan Sumberjaya.

Jakfar menjelaskan, jika musim hujan tiba sungai Cikamangi meluap dan tanaman padinya dipastikan terendam banjir. Masalah banjir ini terjadi setiap tahunnya. Lazimnya air baru surut setelah empat hari. Ironisnya, pemerintah daerah maupun instansi terkait lainnya belum menangani masalah klasik ini.

Ulama Salaf Online

"Kalau sering terendam banjir, tanaman padi menjadi rusak dan kami selalu gagal panen hingga rugi puluhan juta rupiah,” kata Jakfar saat ditemui Ulama Salaf Online di mushola samping Gedung PCNU Majalengka, Selasa, (3/2) siang.

Ulama Salaf Online

Dulu, Jakfar bercerita, para petani sempat menormalisasikan sungai tapi itu sudah berlangsung lama. "Kalau sekarang belum digaruk lagi, jadi air sungai meluap lagi," katanya.

Menurut para warga, banjir luapan sudah terjadi setiap tahun terhitung dari tahun 2000 hingga merendam ratusan tanaman padi. "Sampai sekarang masih turun hujan, airnya masih menggenangi ribuan hektare tanaman padi milik petani," tuturnya.

Pihak LPPNU Majalengka menuntut Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC) segera menormalisasi aliran sungai Cikamangi karena selalu merugikan petani. "Kami harap BBWSC segera turun tangan, agar kerugian petani tidak terjadi setiap tahunnya,” jelasnya. (Aris Prayuda/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Kajian, Ubudiyah Ulama Salaf Online

Sabtu, 30 Desember 2017

PBNU: Veto, Bukti Bush Tak Mau Dengarkan Rakyatnya

Jakarta, Ulama Salaf Online. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menyatakan, veto Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush terhadap rancangan undang-undang (RUU) penarikan pasukan AS dari Irak merupakan bukti bahwa Bush tak mau mendengarkan suara sebagian besar rakyatnya.

“Keputusan Kongres Amerika Serikat itu ‘kan keputusan mayoritas. Artinya, itu suara mayoritas rakyatnya. Kalau Bush mem-veto, jelas membuktikan bahwa Bush tidak mau mendengarkan rakyatnya,” ujar Hasyim kepada wartawan di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Rabu (2/5)

PBNU: Veto, Bukti Bush Tak Mau Dengarkan Rakyatnya (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU: Veto, Bukti Bush Tak Mau Dengarkan Rakyatnya (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU: Veto, Bukti Bush Tak Mau Dengarkan Rakyatnya

Bahkan, imbuhnya, veto orang nomer satu di negeri Paman Sam itu pun cukup menjadi bukti bahwa Bush mengabaikan desakan masyarakat dunia yang menginginkan pasukan pendudukan AS segera keluar dari Irak.

“Semua orang tahu, PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) saja tidak didengar. Termasuk unjuk rasa jutaan rakyat Inggris di London yang menolak invasi AS ke Irak. Juga unjuk rasa lebih 1,5 juta rakyat Australia di Melbeurne dengan slogan; ‘No War For Oil’,” terang Presiden World Conference on Religion for Peace itu.

Namun demikian, Hasyim menegaskan, veto Bush terhadap keputusan Kongres AS yang dipelopori Partai Demokrat itu bukan berarti tidak ada lagi harapan bagi perdamaian di Irak. Perlawanan terhadap kesewenangan negara Adidaya tersebut, apa pun bentuknya, tetap harus digelorakan.

Begitu juga, lanjutnya, desakan terhadap upaya penarikan pasukan AS dan sekutunya bagi perdamaian di Irak jangan pernah berhenti. “Kita tidak bisa berharap bahwa penjajahan Amerika Serikat itu berhenti dengan sukarela. Kita tidak mungkin mengharapkan amal saleh dari penjajah itu,” terangnya.

Ulama Salaf Online

Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars itu menambahkan, selain desakan dari semua pihak agar AS segera meninggalkan Irak, lebih penting lagi adalah persatuan rakyat Irak sendiri. Pasalnya, tanpa persatuan itu, AS akan semakin mudah untuk menaklukkan negeri kaya minyak itu.

Presiden Bush, seperti diberitakan diberitakan AFP, Rabu (2/5), memveto rancangan RUU mengenai penarikan pasukan AS dari Irak. Hal tersebut berarti legislasi yang telah disetujui Kongres AS yang didominasi Partai Demokrat itu tidak bisa dilaksanakan.

Ulama Salaf Online

Bush langsung menolak RUU penarikan pasukan tersebut begitu kembali ke Gedung Putih usai melakukan kunjungan ke pangkalan Angkatan Udara MacDill di Florida, AS yang merupakan markas besar Central Command AS.

RUU tersebut berisi tentang penarikan tahap pertama pasukan tempur AS dari Irak yang harus sudah dilakukan pada 1 Oktober. Penarikan keseluruhan akan selesai pada 6 bulan mendatang.

Sesuai RUU tersebut, penarikan pasukan AS akan dimulai paling awal pada 1 Juli dan selambat-lambatnya pada 1 Oktober. Di Kongres AS pekan lalu, RUU Demokrat ini disetujui dengan hanya mendapat dukungan dari 4 anggota Partai Republik. (rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Nahdlatul, Kyai, Ubudiyah Ulama Salaf Online

Kamis, 21 Desember 2017

Edisi Kesembilan Terbit, Majalah Serambi Al-Muayyad Tampilkan Konten Menarik

Solo, Ulama Salaf Online. Setelah beberapa bulan dinanti, Majalah Serambi Al-Muayyad (MSA) akhirnya kembali terbit. Rencananya majalah yang dikelola para santri Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan Solo ini akan diluncurkan saat peringatan haul para sesepuh pondok, Rabu (20/1) mendatang.

Edisi Kesembilan Terbit, Majalah Serambi Al-Muayyad Tampilkan Konten Menarik (Sumber Gambar : Nu Online)
Edisi Kesembilan Terbit, Majalah Serambi Al-Muayyad Tampilkan Konten Menarik (Sumber Gambar : Nu Online)

Edisi Kesembilan Terbit, Majalah Serambi Al-Muayyad Tampilkan Konten Menarik

Kepada Ulama Salaf Online, salah satu redaktur MSA Miftahul Abrori menuturkan, pada penerbitan kali ini kita akan mengetengahkan judul “Santri Butuh Perhatian Orang Tua dan Ketelatenan Guru Ngaji”.

Selain itu, imbuh Miftah, ada artikel “Hati Mbah Umar Bergantung di Masjid” tulisan dari Drs Muhammad Ishom yang menerangkan keteladanan KH Ahmad Umar Abdul Mannan (Mbah Umar) yang secara istiqamah melaksanakan kewajiban shalat lima waktu berjamaah di masjid.

“Ketika Mbah Umar tidak bisa berjamaah di masjid karena masih berada di jalan, Mbah Umar tetap berusaha shalat berjamaah di masjid begitu sampai di Mangkuyudan dengan cara mencari santri yang belum shalat. Jika ternyata tidak menemukan santri yang belum shalat, Mbah Umar menawarkan kepada santri yang sudah shalat untuk mau melakukan i’adah (shalat ulang) dengan berjamaah bersama beliau,” terang Miftah, Ahad (17/1).

Ulama Salaf Online

Wawancara bersama alumni Pesantren Al-Muayyad 1991 Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri, juga menjadi menu spesial edisi kali ini. “Menaker memunyai nostalgia di Al-Muayyad yang masih terkenang hingga kini. Ia juga sampai sejauh ini masih sering mengunjungi Al-Muayyad,” kata Miftah.

Tak ketinggalan berita pesantren dan kegiatan santri, cerpen, puisi, dan lain-lain. “Jika Anda hadir pada acara Khataman Al-Muayyad, terasa kurang rasanya jika Anda pulang tanpa membawa ‘oleh-oleh’ khas Al-Muayyad ini,” selorohnya. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online

Ulama Salaf Online Ubudiyah, Daerah Ulama Salaf Online

Rabu, 13 Desember 2017

Ramadhan, Digelar MTQ Internasional VI di Jeddah

Jakarta, Ulama Salaf Online. Dewan Tahfiz Al-Qur’an Dunia (al-Hayah al-Alamiyyah li Tahfizh Al-Quran) mengumumkan rencana digelarnya Musabaqah Tahfizh Al-Quran (MTQ) tingkat internasional putaran keenam di kota Jeddah, Saudi Arabia awal bulan Ramadhan nanti.

Ramadhan, Digelar MTQ Internasional VI di Jeddah (Sumber Gambar : Nu Online)
Ramadhan, Digelar MTQ Internasional VI di Jeddah (Sumber Gambar : Nu Online)

Ramadhan, Digelar MTQ Internasional VI di Jeddah

Kantor berita Moheet (26/7) melansir, selain MTQ internasional, Dewan Tahfiz Al-Quran juga akan menggelar acara pemberian penghargaan kepada pihak-pihak yang telah berkhidmah untuk kitab suci itu, mulai para qari, pengajar, penulis dan pengkaji di bidang kajian Al-Qur’an.

Penghargaan yang diberikan oleh Dewan Tahfiz Al-Quran akan meliputi sepuluh bidang, yaitu tokoh pengkhidmah terbaik atas Alquran tahun 1434 H, perguruan tinggi Al-Qur’an terbaik, perlombaan Al-Qur’an terbaik, lembaga tahfiz Al-Qur’an terbaik, program telvisi dan radio Al-Qur’an terbaik, situs Al-Qur’an terbaik, penghargaan para qari internasional dan juga kajian terbaik dalam bidang pengajaran Al-Qur’an.

Ulama Salaf Online

Acara MTQ internasional merupakan acara rutin yang digelar setiap satu tahun sekali, tepatnya setiap bulan Ramadhan oleh Dewan Tahfiz Al-Qur’an dunia. Gelaran acara tersebut juga untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan yang disebut juga sebagai bulan Al-Qur’an. Tahun lalu, acara tersebut digelar di Kairo, Mesir.

Ulama Salaf Online

Penulis: Ahmad Syifa

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Hadits, Ubudiyah, Warta Ulama Salaf Online

Selasa, 12 Desember 2017

Pendidikan Kader GP Ansor Lebak Kuatkan Keaswajaan dan Keindonesiaan

Jakarta, Ulama Salaf Online - Pengurus GP Ansor Kabupaten Lebak menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) kader-kader Ansor se-Kabupen Lebak, Jumat-Ahad (3-5/2). Kegiatan yang bertema Membangun Militansi Organsiasi, Memperkokoh NKRI ini diikuti oleh 140 peserta dari 28 kecamatan di Kabupaten Lebak.

Masing-masing kecamatan mengirimkan lima kader terbaiknya.

Pendidikan Kader GP Ansor Lebak Kuatkan Keaswajaan dan Keindonesiaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pendidikan Kader GP Ansor Lebak Kuatkan Keaswajaan dan Keindonesiaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pendidikan Kader GP Ansor Lebak Kuatkan Keaswajaan dan Keindonesiaan

“Di masa kepengurusan saya yang belum dilantik ini, DTD diselenggarakan pertama kali di Lebak Banten. Tugas saya memang untuk menyiapkan kader-kader Ansor yang militan, yang berkomitmen membela Aswaja dan NKRI,” ujar Ketua GP Ansor Banten Ahmad Nuri yang baru terpilih beberapa minggu lalu.

Ketua GP Ansor Lebak Ade Bujhaerimi mengatakan, target utama penyelenggaraan DTD ini adalah memperkuat komitmen kader Ansor yang tersebar di seluruh daerah di Lebak.

Ulama Salaf Online

“Kami ingin mencetak kader-kader Ansor dan Banser yang militan dalam menjaga Islam Aswaja serta NKRI,” ujar Ade yang juga Ketua KPID Banten ini.

“Masing-masing kecamatan kita minta lima kader dari desa yang berbeda-beda. Masing-masing kecamatan ke depan kita arahkan membuat diklat serupa dengan peserta lima orang per desanya. Insya Allah akan muncul ribuan kader-kader Ansor ke depan,” ujarnya.

Ulama Salaf Online

Bupati Lebak Hj Iti Octavia menyambut gembira dan bangga kegiatan Ansor ini. Bupati perempuan pertama di Kabupaten Lebak ini berharap, GP Ansor bisa terus bersinergi dan bermitra dengan pemerintah setempat dalam kegiatan pembangunan.

“Pemuda harus bergerak dengan militan, ada atau tidak ada dana. Organisasi nalurinya seperti itu. Mari kita bersama-sama membangun Lebak tercinta dan Pemda akan senantiasa siap bersinergi,” ujarnya.

Sementara Kepala Kementerian Agama Wilayah (Kakanwil) Banten H Bazari Syam mengatakan, NKRI bisa kokoh berdiri tak lain karena peran NU dan juga Ansornya. Hanya organisasi keagamaan inilah yang lunak dan fleksibel, namun juga militan.

Tampak hadir juga di acara pembukaan Sekda Lebak Dede Jaelani, Kepala-kepala Dinas, Ketua PCNU Lebak H Anda, Kapolres Lebak, Dandim Lebak, para kiai, dan berbagai aktivis kepemudaan.

Pemateri yang hadir antara lain adalah Moh Husen (DPRD Kabupaten Lebak), Eli Mulyadi (DPRD Propinsi), Iyan Fitriyana (MUI Banten), Nurul H Maarif (Pesantren/Kampus) dan banyak lagi. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Doa, Ubudiyah Ulama Salaf Online

Senin, 11 Desember 2017

43 Peserta Ikut Seleksi Beasiswa S2 dan S3 Kampus di Riyadh

Pati, Ulama Salaf Online. Lembaga Perguruan Tinggi NU (LPTNU) menyeleksi sebanyak 43 peserta dari berbagai penjuru wilayah Indonesia tahap kedua beasiswa S2 dan S3 di Kajen, Margoyoso, Pati, Selasa (3/3). Para peserta harus mengikuti ujian lisan yang meliputi Bahasa Arab, baca kitab, pengetahuan Aswaja, dan baca tulis Al-Quran.

43 Peserta Ikut Seleksi Beasiswa S2 dan S3 Kampus di Riyadh (Sumber Gambar : Nu Online)
43 Peserta Ikut Seleksi Beasiswa S2 dan S3 Kampus di Riyadh (Sumber Gambar : Nu Online)

43 Peserta Ikut Seleksi Beasiswa S2 dan S3 Kampus di Riyadh

Seleksi yang berlangsung pada Senin hingga Selasa ini (2-3/3) ini, diselenggarakan LPTNU yang bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan Bahasa Arab (LPBA), dan perpustakaan Mutamakkin. Seleksi berjalan tertib dan lancar.

“Ujian tahap kedua ini merupakan yang kedua kalinya diadakan LPTNU. Penempatan ujian di Kajen di gedung LPBA dan perpustakaan Mutamakkin memberikan makna tersendiri. Karena selain tabarruk dengan para kiai di Kajen, peserta bisa bersilaturahmi dengan mereka,” kata Kholis Fuad.

Ulama Salaf Online

Peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti ujian tahap ketiga yang akan diselenggarakan di Jakarta pada pertengahan Maret. Peserta akan diuji langsung oleh pihak dari universitas Imam Ibnu Su’ud Riyadh, Arab Saudi dan juga Menteri Agama Lukman Hakim. (Siswanto/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online

Ulama Salaf Online Meme Islam, Ubudiyah Ulama Salaf Online

Kamis, 07 Desember 2017

Marching Band All Star Maarif NU Blitar Raih Prestasi Internasional

Jakarta, Ulama Salaf Online. Prestasi yang diraih oleh Marching band Tsanawiyah-Aliyah Maarif NU Blitar? layak dibanggakan. Dalam kelompok khusus para anggota yang berprestasi di “Masama All Star”, mereka menjadi juara I pada Malaysia World Band Competition (MWBC) 2010 dalam kategori Street Parade.



Marching Band All Star Maarif NU Blitar Raih Prestasi Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Marching Band All Star Maarif NU Blitar Raih Prestasi Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)

Marching Band All Star Maarif NU Blitar Raih Prestasi Internasional

Penampilan apik juga mereka tunjukkan adalah pada acara Global Peace Festival di Jakarta, Ahad (18/10) di Gelora Bung Karno yang mendapat apresiasi luar biasa dari puluhan ribu penonton yang hadir, termasuk sekitar 100 peserta Global Peace Leadership Conference dari 17 negara.

Mereka menampilkan permainan luar biasa dengan berbagai atraksi serta kekompakan yang membuat pertunjukan tersebut sangat indah untuk dinikmati.

Ulama Salaf Online

Pembina marching band Shan’ani menuturkan kepada Ulama Salaf Online, Selasa, (19/10) sejak didirikan pada tahun 2001, berbagai prestasi telah diraih. Tetapi hal tersebut tidak diraih dengan hal yang mudah, melainkan harus melalui kerja keras dan kekompakan antar seluruh tim.

Ulama Salaf Online

Basis pendidikan pesantren yang menjadi dasar bagi para anggota tim dengan nilai-nilai kepatuhan dan loyalitas menjadi salah satu faktor keberhasilan marching band ini. Saat menjelang sebuah acara, tim ini bisa melakukan latihan sampai jam dua malam untuk memaksimalkan penampilan yang mereka impikan.

Prestasi yang dimiliki ini juga membuahkan apresiasi dari Pemda Blitar dengan memberikan dukungan material yang diperlukan bagi kelangsungan marching band ini. Sebagian dari anggotanya diangkap menjadi PNS di lingkungan Pemda Blitar.

PCNU Blitar juga memberi dukungan penuh terhadap prestasi anak-anak didik yang belajar dibawah naungan Maarif NU ini. Salah satu pembinanya merupakan wakil ketua PCNU Blitar.

San’ani menuturkan, selama 10 tahun ini, sudah banyak alumni yang menjadi pelatih senior. Saat ini terdapat 22 orang yang siap memberikan pelatihan. Salah satu sekolah di Riau telah meminta disediakan pelatih sekaligus menyediakan peralatan marching band.

Karena prestasi ini pula, Pemda Jatim mempercayakan kepada tim ini untuk membentuk sebuah marching band yang beranggotakan dari berbagai sekolah di Jawa Timur untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Nasional (PON). Kepercayaan ini tak disia-siakan dengan menjadi peraih medali terbanyak PON di Kalimantan Timur 2008 lalu.

Ia menambahkan, Masama All Star diundang dalam festival di Pasadena pada 2012 dan kunjungan ke Paris Perancis 2013. Yang menjadi kendala dalam berbagai kunjungan internasional ini adalah pembiayaan yang sangat besar.

Beberapa prestasi sudah diraih.

1. Juara umum kejuaraan daerah Jawa Timur 2001 di Surabaya

2. Juara umum Kejuaraan Nasional di Palembang 2002

3. Finalis Grand Prix di Jakarta 2003

4. Juara eksibisi PON Palembang 2004

5. Juara umum kejuaraan nasional di Yogyakarta 2005

6. Juara umum kejuaraan nasional di Semarang 2006

7. Peraih 2 medali emas pra-PON kejuaraan nasional di Banyuwangi 2007

8. Peraih medali terbanyak PON di Kalimantan Timur 2008

9. Juara street parade MWBC di Malaysia 2010. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Syariah, Ubudiyah Ulama Salaf Online

Selasa, 05 Desember 2017

Potret Islam dalam Kebudayaan Jawa

Solo, Ulama Salaf Online. Menjelang bulan Mulud (Rabi’ul Awal), suasana alun-alun utara Kota Surakarta terasa lebih ramai dibanding hari-hari biasa. Lapangan disulap jadi pasar yang penuh dengan penjual dengan macam-macam barang dagangannya. Dan masyarakat Solo dan sekitarnya, akan berbondong-bondong datang.

Potret Islam dalam Kebudayaan Jawa (Sumber Gambar : Nu Online)
Potret Islam dalam Kebudayaan Jawa (Sumber Gambar : Nu Online)

Potret Islam dalam Kebudayaan Jawa

Mereka ada yang sekedar datang untuk mengunjungi pasar rakyat, sebagian adapula yang datang untuk menghadiri prosesi Maleman Sekaten, yang puncaknya pada malam 12 mulud, ? masyarakat akan menunggu gong sekaten yang akan dibunyikan pihak keraton.

Maleman Sekaten atau Grebeg Mulud pada tahun ini, sudah dimulai sejak 29 Desember lalu. Rencananya panitia akan mengadakan berbagai rangkaian acara yang akan melibatkan banyak pihak. Publikasi acara melalui spanduk ataupun baliho terpasang di beberapa sudut kota. Salah satunya di gapura masuk alun-alun utara, terpampang jelas tulisan: Maleman Sekaten 2013: “Mangayubagya Grebeg Mulud, Jimakir 1946, Karaton Surakarta (Memperingati Hari Lahir Nabi Muhammad SAW).”

Ulama Salaf Online

Dari pantauan Ulama Salaf Online, Ahad (6/1), di lokasi acara. Terlihat animo yang tinggi dari warga terhadap acara tahunan ini. Salah seorang pengunjung, Rodif (21), menuturkan tanggapannya saat mengunjungi sekaten, “Pasar rakyat dan sekaten memang perlu dihidupkan. Ini adalah warisan leluhur. Saya pikir Pemkot dan masyarakat perlu bekerjasama untuk tetap memberi ruang dan menghidupkan acara semacam ini,” ujar mahasiswa asal Pekalongan ini di tengah keramaian pasar rakyat.

Acara Sekaten atau Grebeg Mulud, merupakan cerminan dari akulturasi antara Islam dan kebudayaan lokal, dalam hal ini yakni kebudayaan Jawa. Keduanya membentuk sebuah perpaduan baru yang kemudian dikenal dengan Islam-Jawa. Perpaduan dari kedua hal tadi, tak lepas dari kreasi para Walisongo.

Ulama Salaf Online

Walisongo dalam metode dakwahnya, mencipta dan menggabungkan berbagai jenis kebudayaan sebagai alat dakwah. Semisal gong sekaten, terdiri Kiai Sekati dan Nyai Sekati, merupakan perlambang Syahadatain (dua syahadat). Demikian pula dengan wayang, gamelan dan lain sebagainya. Kesemuanya, menurut Bibit Suprapto (2009), mempunyai filsafat tertentu berisi nilai-nilai ketauhidan.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Ajie Najmuddin

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Ubudiyah, Fragmen, Internasional Ulama Salaf Online

Selasa, 28 November 2017

Posko Peduli Bencana PWNU Jateng Masih Buka Donasi

Semarang, Ulama Salaf Online. Pos Komando (Posko) Peduli Bencana Alam Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah (PWNU Jateng) masih membuka penerimaan donasi dari warga masyarakat untuk disalurkan kepada para korban banjir di Jawa Tengah.

Untuk donasi uang, telah dibuka rekening khusus di BRI dengan nomor 060901002642531 atas nama  Posko Peduli Bencana  Alama NU Jateng.  Bagi penyumbang yang menransfer, dimohon memberi konfirmasi  melalui SMS kepada endahara Posko, Rofiq Mahfudz di nomor  081326101101.

Posko Peduli Bencana PWNU Jateng Masih Buka Donasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Posko Peduli Bencana PWNU Jateng Masih Buka Donasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Posko Peduli Bencana PWNU Jateng Masih Buka Donasi

Koordinator Posko Peduli Bencana Alam PWNU M Puji Wibowo menuturkan, hingga Rabu, (5/2), sumbangan dalam bentuk barang dan uang masih terus mengalir, dan akan segera disalurkan ke pos yang ada di kantor Pengurus Cabang NU (PCNU) yang daerahnya mengalami bencana. Sekaligus melengkapi sumbangan masyarakat yang langsung dititipkan di PCNU.

Ulama Salaf Online

“Data terakhir kami, uang masuk sebanyak Rp 12.814.000,-  baik melalui transfer maupun tunai di posko,” jelasnya.

Ulama Salaf Online

Adapun bantuan barang, terangnya, telah  terkumpul  5,5 kwintal beras, 19 kardus mie instan, 9 dus biskuit, 19 dus pakaian, 3 dus perlengkapan mandi, dan 2 dus  minuman serbuk kopi jahe.

Bowo mengatakan, seluruh sumbangan akan diangkut dengan mobil ambulance milik PWNU Jateng ke lokasi pengungsian di Jepara, Kudus maupun Pati dalam minggu ini. Adapun jika masih ada tambahan sumbangan, akan diangkut dengan truk atau cara lain apabila barang yang harus dikirim berjumlah besar.

“Sambil terus mendata bantuan yang masuk, kami telah menyiapkan ambulance untuk mengangkut sumbangan yang telah masuk dan membelanjakan uang sumbangan untuk membeli barang kebutuhan pengungsi,” tuturnya Posko Bantuan Bencana Alam PWNU Jawa Tengah Jl. Dr. Cipto 180 Semarang.

Sementara itu,  badan otonom NU telah mengirim relawan dan menyalurkan bantuan langsung ke lokasi bencana. Diantaranya Fatayat NU, Gerakan Pemuda Ansor, Ikatan Pelajar NU, Ikatan Pelajar Putri NU, Muslimat NU, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan lain-lainnya.

“Kami memang mengimbau seluruh kader NU dan warga nahdliyin untuk membantu saudara-saudara yang sedang terkena musibah. Jika bisa datang langsung sangat bagus, bila tidak sempat, silakan  titip di Posko ini,” pungkas  wakil sekretaris PWNU Jateng yang juga tokoh senior GP Ansor ini. (M. Ichwan/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Aswaja, Ubudiyah Ulama Salaf Online

Minggu, 26 November 2017

Buka Bersama, Ketua PWNU Jakarta Beberkan Program Ramadhan

Jakarta, Ulama Salaf Online. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta menggelar silaturahim dan buka puasa bersama dengan para ulama, umara, dan pengusaha. Acara berlangsung di Ballroom Hotel Shangri-la Jakarta, Kamis (23/6) petang.

Ketua PWNU DKI Jakarta, H Saefullah mengatakan kepengurusan PWNU Jakarta belum genap satu semester sejak pelantikan. Namun telah membuat berbagai trobasan dengan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, diantaranya Bank Muamalat dan CMNP yang membagikan takjil di 18 pintu tol, serta memfasilitasi taushiyah di beberapa masjid. Kedua kegiatan ini berlangsung selama bulan Ramadhan ini.

Pria yang menjabat sebagai Sekda DKI Jakarta ini menambahkan jalinan kerja sama PWNU Jakarta dengan dunia usaha penting dilakukan untuk memberi kemanfaatan bagi umat. Hal ini untuk membuktikan bahwa NU bisa menjadi payung masyarakat di Kota Jakarta, sekaligus? menyebarkan ajaran NU yang sejak awal menjunjung tinggi? ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin.

Buka Bersama, Ketua PWNU Jakarta Beberkan Program Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)
Buka Bersama, Ketua PWNU Jakarta Beberkan Program Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)

Buka Bersama, Ketua PWNU Jakarta Beberkan Program Ramadhan

Arya dan Stefani dari Bank Muamalat mengungkapkan kerja sama Bank Muamalat dengan PWNU DKI Jakarta semakin erat. Kerja sama tersebut menunjukkan NU sangat concern dengan ekonomi kerakyatan. Saat ini kerja sama yang dijalin adalah pendirian gerai Muamalat sebagai loket layanan pembayaran sejumlah transaksi keuangan.?

Baca:? PWNU DKI Jakarta Jalin Kemitraan dengan Bank Muamalat Indonesia

Ulama Salaf Online

Sementara itu, Jajang Hasan Basri mewakili Kapolda DKI Jakarta menegaskan, silaturahim ini sangat penting untuk mengenalkan pengurus baru. Kerja sama di lapangan juga perlu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti mengatasi persoalan buruk sangka dan proxy war. Selain itu, juga perlu untuk saling mengingatkan.

Ia menambahkan, ? PWNU DKI Jakarta dan Kepolisian mempunyai tanggung jawab yang sama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di DKI Jakarta. Jajang mengutip Surat Al Maidah ayat 32 yang menyebutkan waman ahyaa haa faka annamaa ahyannasajamiian (Barang siapa yang mampu melindungi seseorang, maka sama saja telah melindungi orang banyak). (Kendi Setiawan/Zunus)

Ulama Salaf Online

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Hadits, Ubudiyah, Habib Ulama Salaf Online

Rabu, 22 November 2017

Lulusan Pesantren Bisa Studi ke Eropa, Australia, Amerika dan Jepang

Mau melanjutkan studi, tapi tidak ada biaya. Informasi tentang beasiswa juga sangat terbatas. Jangan bingung! Pasalnya, sekarang telah terbit sebuah tabloid bulanan “Info Beasiswa”.

Tabloid setebal 24 halaman ini memuat banyak informasi beasiswa, baik dalam maupun luar negeri, untuk semua jenjang pendidikan mulai dari Sekolah Dasar hingga Strata 3, training guru dan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil).

Info Beasiswa merupakan tabloid pertama yang khusus mengupas informasi beasiswa dan pendidikan dalam versi cetak. Tabloid ini diterbitkan oleh sejumlah mantan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Nihon (sebutan untuk PCINU Jepang) bekerjasama dengan BES Foundation.

Pemimpin Redaksi Info Beasiwa, Khariri Ma’mun mengatakan, rencana untuk menerbitkan tabloid tersebut sebenarnya sudah menjadi program prioritas PCINU Nihon dua tahun lalu. Namun karena berbagai kendala, katanya, program tersebut baru direalisasikan oleh sebagian pengurus PCINU Nihon yang telah kembali ke Tanah Air.

Lulusan Pesantren Bisa Studi ke Eropa, Australia, Amerika dan Jepang (Sumber Gambar : Nu Online)
Lulusan Pesantren Bisa Studi ke Eropa, Australia, Amerika dan Jepang (Sumber Gambar : Nu Online)

Lulusan Pesantren Bisa Studi ke Eropa, Australia, Amerika dan Jepang

Untuk edisi perdana (15 Oktober 2006), kata Khariri, pihaknya akan membagikan secara gratis tabloid tersebut ke seluruh jaringan pesantren di Indonesia, jaringan pendidikan di lingkungan NU dan sentra-sentra pendidikan lainnya. “Kami ingin para kader NU mengetahui akses informasi tentang sekolah gratis demi pengembangan sumber daya manusia di lingkungan NU," ungkapnya kepada Ulama Salaf Onlinebeberapa waktu lalu.

“Apa yang kami lakukan sekarang ini hanyalah sebuah ikhtiar kecil untuk memajukan generasi NU yang selama ini cenderung terpinggirkan di tengah derasnya arus globalisasi,” imbuh Khariri yang juga mantan Rais Am Syuriah PCINU Nihon.

Di samping menerbitkan Info Beasiswa, menurut Khariri, BES Foundation juga akan memberikan beasiswa penuh kepada para santri dan pelajar (Tsanawaiyah/Aliyah) yang berprestasi dan tidak mampu membiayai pendidikannya. Namun program tersebut, katanya, hanya khusus untuk sekolah dalam negeri.

Ulama Salaf Online

Program lain yang nantinya akan dikembangkan oleh BES Foundation, lanjut Khariri adalah program kursus gratis Bahasa Inggris (TOEFL) dan Nihonggo (Bahas Jepang). Program kursus tersebut hanya untuk kalangan pesantren dan madrasah (jenjang Aliyah atau setingkat SMU).

Menurut Khariri, kursus Bahasa Inggris gratis tersebut diberikan karena selama ini banyak kita temukan kader-kader NU yang mampu dan berprestasi, tapi lemah dalam penguasaan bahasa asing. Yang terjadi kemudian mereka tidak mampu bersaing untuk mendapatkan beasiswa luar negeri.

Melalui kursus gratis tersebut, lanjutnya, diharapkan akan banyak lulusan pesantren dan madarasah yang berkesempatan belajar dan mendapatkan beasiswa di luar negeri. Jika sementara ini banyak lulusan pesantren dan madrasah hanya berkesempatan mendapatkan beasiswa ke Timur Tengah, maka katanya, di masa depan akan banyak lulusan pesantren dan madrasah yang mendapatkan beasiswa ke Eropa, Australia, Amerika Serikat dan Jepang.

Ulama Salaf Online

Saat ini, menurut Khariri, kader-kader NU yang ada di Jepang telah berhasil melanjutkan studi dan mendapakan beasiswa di negeri Sakura tersebut. Pengalaman dan tips-tips memperoleh beasiswa ini tentu bisa dibagi kepada mereka yang berminat melanjutkan studinya di Jepang. “Hadirnya tabloid ini, di antaranya juga sebagai media berbagi pengalaman untuk menuturkan pahit-manisnya sekolah di luar negeri,” ujarnya.

Info Beasiswa mengupas informasi seputar beasiswa ke Timur Tengah, beasiswa atlit, beasiswa Madrasah Aliyah, kuliah gratis di Belanda, sekolah sambil kerja di Jepang, beasiswa untuk lulusan SMU. Selain itu, ada juga beasiswa dompet dhuafa, beasiswa AYF, beasiswa Erasmus Mundus, beasiswa PNS dan beasiswa Konsultan Pendidikan Tinggi.

Ada juga dalam tabloid tersebut informasi beasiswa dari Habibie Center, beasiswa ke Swiss untuk S-2,? beasiswa Leiden-Belanda, beasiswa Ford Foundation, beasiswa Master Program Perancis, beasiswa Tasawuf dan Filsafat Islam, beasiswa anak yatim piatu dan daerah terpencil, kursus singkat di Belanda, tips kuliah di Belanda dan Malaysia, serta beasiswa BES Foundation.

Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut mengenai tabloid Info Beasiswa dan BES Foundation, silakan kontak ke email: beasiswainfo@yahoo.com atau hubungi BES Foundation Jl. Gardu No. 20 Condet Balekambang, Jakarta 13530. Telp. (021) 80Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Daerah, Lomba, Ubudiyah Ulama Salaf Online

Selasa, 21 November 2017

Aplikasi Android untuk Hisab Waktu Shalat

Malang,Ulama Salaf Online. Ponsel pintar atau smartphone berbasis android makin digemari pengguna telepon seluler di tanah air. Berbagai vendor seakan terus berlomba menjajakan produknya masing-masing untuk memanjakan para penikmat gadget canggih ini.

Aplikasi Android untuk Hisab Waktu Shalat (Sumber Gambar : Nu Online)
Aplikasi Android untuk Hisab Waktu Shalat (Sumber Gambar : Nu Online)

Aplikasi Android untuk Hisab Waktu Shalat

Selain bermanfaat untuk hubungan jara jauh, fungsi smartphone juga memberikan fasilitas kemudahan untuk menagakses internet, jaringan media sosial dan beragam aplikasi lainnya.

Di antara ribuan aplikasi yang berkembang, ada beberapa aplikasi berbasis android yang terkait dengan pelaksanaan ibadah umat Islam seperti aplikasi waktu shalat dan arah kiblat. Namun sayangnya, aplikasi yang tersedia kadang-kadang tidak sesuai dengan standar perhitungan waktu shalat dan arah kiblat yang benar. Sehingga justru aplikasi itu dikhawatirkan bisa menyesatkan.

Ulama Salaf Online

Atasa dasar itulah, Pimpinan Wilayah Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (PW LFNU Jatim) menggagas pelatihan yang bertajuk Kaderisasi Ulama Hisab dan Rukyat angkatan XV dengan materi utama pembuatan apliakasi perhitungan waktu shalat berbasis android.

Ulama Salaf Online

Pelatihan ini dilaksanakan pada Sabtu-Ahad (17-18/5) di Ponpes Darul Falah Dadaprejo, Junrejo, Batu.

“Kami turut prihatin banyak aplikasi berbasis android terkait dengan waktu shalat yang tidak sesuai dengan kaidah ilmu falak. Makanya kami mengadakan pelatihan ini agar makin banyak ahli di bidang ini dan memberikan kontribusi untuk menciptakan aplikas-aplikasi baru yang benar,” kata Ketua PW LFNU Jatim KH Shofiyulloh, ST, MSi.

Dalam kesempatan tersebut, terdapat sekitar 70 peserta yang hadir dari berbagai daerah di Jatim. Mereka adalah utusan dari para pengurus LFNU se-Jatim, santri pondok pesantren, Kemenag se-Jatim dan para dosen ilmu falak di sejumlah perguruan tinggi. Sedangkan untuk memberikan materi berwawasan teknologi ini, PW LFNU Jatim mengundang Ustadz Tolhah Ma’ruf dari Pasuruan. (Syaifullah/Abdullah Alawi)

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Syariah, Ubudiyah Ulama Salaf Online

Senin, 13 November 2017

Lembaga Perekonomian NU Sumsel Koperrasi Distribusi Pupuk

Pangkalan Balai, Ulama Salaf Online

Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Sumatera Selatan akan mendirikan koperasi untuk mempermudah pendistribusian pupuk kepada para petani. Demikian dikatakan Ketua PW LPNU Sumsel HA Rachman Hasan



Lembaga Perekonomian NU Sumsel Koperrasi Distribusi Pupuk (Sumber Gambar : Nu Online)
Lembaga Perekonomian NU Sumsel Koperrasi Distribusi Pupuk (Sumber Gambar : Nu Online)

Lembaga Perekonomian NU Sumsel Koperrasi Distribusi Pupuk

Rachman yang juga Wakil Bupati Banyuasin mengatakan, selain untuk memperlancar pendistribusian pupuk pada saat musim tanam tiba, keberadaan koperasi untuk menghindari pupuk jatuh ke tangan rentenir yang banyak merugikan petani.

”Kita dirikan koperasi ini untuk mempermudah mereka mendapatkan pupuk, dan yang lebih penting adalah supaya mereka tidak terjatuh pada cengkeraman rentenir. Selain itu, kita juga membantu mereka untuk memasarkan gabah hasil panen para petani,” tandasnya.

Ulama Salaf Online

Rachman menjelaskan, mayoritas penduduk di daerah Banyuasin adalah petani, maka prospek koperasi yang baru berdiri beberapa bulan itu sangatlah baik.

Ulama Salaf Online

Dia menuturkan, meski berorientasi keuntungan, tapi visi sosial dari koperasi menjadi pijakan utama. ”Profit oriented itu memang ada, kita kan usaha. Tetapi kita lebih menekankan untuk membantu pemerintah di sektor ekonomi dalam menyejahterakan rakyat,” jelasnya.

Anggota Komisi III DPRD Banyuasin Roilan menyambut baik rencana LPNU menjadi distributor pupuk. Dia menegaskan, selama ini masyarakat tertekan akibat tingginya harga, baik pupuk maupun bibit yang dikuasai rentenir.

”Saya sebagai anak petani sangat merasakan bagaimana tingginya harga pupuk. Namun, pada masa jual, justru padi dan gabah dihargai rendah. Sangat miris kalau kita melihat kondisi masyarakat yang mayoritas adalah petani,” ungkapnya. (gpa/ndi)Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Ubudiyah, Lomba Ulama Salaf Online

Minggu, 12 November 2017

Stok Aktivis Bahtsul Masail Menurun, PBNU Gelar Pendidikan Istinbathul Ahkam

Jakarta, Ulama Salaf Online - Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) menggelar pendidikan istinbathul ahkam (proses pengambilan keputusan dalam hukum Islam) di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang, Banten. Selama dua hari, Rabu-Kamis (8-9/2), pengurus harian LBM PBNU menjelaskan teknik-teknik musyawarah, teknik menghadapi masalah, dan juga cara membuat rekomendasi ala NU.

Tampak hadir sebagai narasumber di pesantren asuhan Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin ini adalah pengurus harian LBM PBNU seperti KH Abdul Moqhsith Ghozali, KH Solahuddin Al-Ayubi, KH Mahbub Ma’afi, dan KH Sarmidi Husna. Selain pria, tampak juga peserta pendidikan dari kalangan wanita.

Stok Aktivis Bahtsul Masail Menurun, PBNU Gelar Pendidikan Istinbathul Ahkam (Sumber Gambar : Nu Online)
Stok Aktivis Bahtsul Masail Menurun, PBNU Gelar Pendidikan Istinbathul Ahkam (Sumber Gambar : Nu Online)

Stok Aktivis Bahtsul Masail Menurun, PBNU Gelar Pendidikan Istinbathul Ahkam

Menurut Sekretaris LBM PBNU Kiai Sarmidi, pendidikan istinbathul ahkam dalam bahtsul masail diadakan mengingat kondisi SDM bahtsul masail yang sudah mulai berkurang. Sementara pesantren-pesantren yang memproduksi santri dengan kompetensi berbahtsul masail juga mulai berkurang.

“Sangat urgen untuk melakukan pelatihan istinbathul ahkam dalam bahtsul masail di PCNU atau pesantren-pesantren yang kegiatan bahtsul masailnya kurang maksimal.”

Ulama Salaf Online

Pendidikan seperti ini, kata Kiai Sarmidi, merupakan upaya regenerasi dan kaderisasi pelaksanaan bahtsul masail guna menjaga eksistensi bahtsul masail.

“Pendidikan ini merupakan program utama LBM PBNU,” katanya. (Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online

Ulama Salaf Online Ubudiyah, Doa Ulama Salaf Online

Rabu, 08 November 2017

Hari Kartini, Ratusan Pelajar MTs di Sidoarjo Kampanye Antinarkoba

Sidoarjo, Ulama Salaf Online - Ratusan pelajar MTs di Sidoarjo memperingati Hari Kartini dan Hari Buku Inernasional. Mereka mengampanyekan gerakan antinarkoba di kalangan pelajar, Sabtu (23/4). Pada kesempatan ini juga mereka menggelar aksi baca bersama sebagai bentuk ajakan untuk kalangan pelajar agar gemar membaca buku.

Mereka mengawali aksinya dengan pembacaan dzikir dan istighotsah. Mereka mengirimkan doa kepada Nabi Muhammad SAW, para ulama, pejuang bangsa, para pendiri NU, pendiri YPM Sidoarjo, dan RA Kartini.

Hari Kartini, Ratusan Pelajar MTs di Sidoarjo Kampanye Antinarkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
Hari Kartini, Ratusan Pelajar MTs di Sidoarjo Kampanye Antinarkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

Hari Kartini, Ratusan Pelajar MTs di Sidoarjo Kampanye Antinarkoba

Yosi Aprilia, siswi kelas 7 MTs YPM Sidoarjo berorasi mengajak pelajar lain dan lingkungannya untuk menjauhi narkoba.

"Narkoba itu berbahaya dan bisa merusak cita-cita generasi penerus bangsa. Untuk itu hindari narkoba. Kami juga ingin memotivasi para pelajar lainnya supaya gemar membaca dan belajar. Karena, dalam waktu dekat ini, siswa dan siswi kelas 9 akan melaksanakan ujian nasional," kata Yosi Aprilia.

Ulama Salaf Online

Kepala Sekolah MTS YPM 1 Wonoayu, Sidoarjo, Suhardi mengatakan bahwa para siswa diberikan ilmu agama, dan dididik mentalnya agar tidak terjerumus ke dalam perbuatan negative untuk mendidik akhlak mereka.

Ulama Salaf Online

"Selama ini kami juga melakukan sosialisasi bahaya narkoba ke kelas-kelas. Jika terdapat salah satu siswa yang menggunakan narkoba, kami tidak segan-segan untuk mengeluarkan siswa tersebut. Semoga dengan kegiatan Hari Kartini dan Hari Buku Internasional ini para siswa bisa mengambil hikmahnya," ujar Suhardi.

Selain aksi, para siswa juga mendapatkan materi dan wawasan seputar bahaya narkoba, miras, dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sidoarjo. Pihak BNN mengapresiasi dan memberikan respon positif atas aksi ratusan pelajar MTs ini.

"Ini sangat baik dan inovatif. Saya minta kepada para pelajar, tolong jangan mengikuti kegiatan yang kurang baik. Jangan sampai menggunakan narkoba, miras, dan lain sebagainya yang merugikan diri sendiri," pesan Syamsudin, anggota BNN Sidoarjo bagian pencegahan dan pemberdayaan masyarakat.

Peringatan Hari Kartini dan Hari Buku internasional ini juga dimeriahkan oleh penampilan para siswi berupa fashion show dengan mengenakan busana kebaya. Dengan semangat dan antusias, mereka berlenggak-lenggok menampilkan kebaya yang dikenakannya. (Ika Auza Riati/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Ubudiyah, News, Nahdlatul Ulama Ulama Salaf Online

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ulama Salaf Online sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ulama Salaf Online. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ulama Salaf Online dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock