Minggu, 24 Desember 2017

Kang Said: Monopoli Sumber Produksi Langgar Sunnah Nabi

Jakarta, Ulama Salaf Online. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menilai, faktor utama kemunduran ekonomi negara Indonesia terletak pada keserakahan segelintir orang untuk memonopoli cabang-cabang produksi penting yang menguasai hajat hidup orang banyak. Selain menyengsarakan rakyat, kejahatan ini bertentangan dengan pesan mulia Nabi Muhammad SAW.

“Rasululah bersabda 14 abad yang lalu, tsalaasun annaasu fiihi syuraka’ al-maa’u, wan nar, wal kalaa’. Tiga hal yang harus dimiliki oleh rakyat, tidak boleh ada yang memonopoli: air, energi dan hutan,” tegasnya di depan ratusan kader NU dalam Pengukuhan Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2012-2017 di Jakarta, Selasa (25/4) malam.

Kang Said: Monopoli Sumber Produksi Langgar Sunnah Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Said: Monopoli Sumber Produksi Langgar Sunnah Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)

Kang Said: Monopoli Sumber Produksi Langgar Sunnah Nabi

Hadir dalam kesempatan itu, Rais Aam PBNU KH MA Sahal Mahfudz, Wakil Rais Aam KH Mustofa Bisri, Ketua Mahkamah Konstitusi Mohammad Mahfud MD, Ketua DPR Marzuki Ali, Ketua BPK Hadi Purnomo, dan sejumlah petinggi negara lainnya.

Ulama Salaf Online

Menurut Kang Said, praktik monopoli yang hingga kini masih terasa telah mengakibatkan kehidupan masyarakat di Tanah Air mengalami kesenjangan dan krisis yang tak kunjung usai.

“Selama warning Rasululah masih dilanggar, krisis tidak akan berhenti. Selama energi, batu bara, gas, minyak, dimonopoli oleh pengusaha-pengusaha swasta yang males bayar pajak itu. Selama hutan dirusak lewat illegal logging. Krisis ekonomi tidak akan selesai.”

Ulama Salaf Online

Kang Said menyatakan bahwa klausul dalam Undang-Undang Dasar RI Tahun 1945 Pasal 33 yang mengatur paradigma perekonomian nasional dan kesejahteraan sosial sudah segaris dengan sunnah Nabi. Sehingga, pelanggaran terhadap pasal ini berarti pula pelanggaran terhadap semangat yang dijunjung Islam.

Ia berharap, dalam mengambil kebijakan ekonomi nasional pemerintah bisa bersikap lebih independen. Sebab telah terbukti ketergantungan republik ini pada skema ekonomi global membuat perekonomian Indonesia tidak berdaya dan melupakan misi kesejahteraan bagi rakyatnya sendiri.

“Saat kurs keuangan yang di sana (negara-negara maju, red) melambung saja, kita sudah mengalami krisis. Ini bukti bahwa rupiah kita sama sekali tak berdaya,” katanya.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Penulis   : Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online PonPes Ulama Salaf Online

Ulama Salaf Online. Kang Said: Monopoli Sumber Produksi Langgar Sunnah Nabi di Ulama Salaf Online ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ulama Salaf Online sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ulama Salaf Online. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ulama Salaf Online dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock