Kamis, 18 Januari 2018

Kapolres Dukung Jember Kota Santri Tetap Lestari

Jember, Ulama Salaf Online. Wakil Ketua DPRD Jember, Jawa Timur, Ayub Junaidi mengaku risih dengan banyaknya tempat hiburan malam (karaoke) di Jember, lebih-lebih pasca tertangkapnya pelaku penyalahgunaan narkoba di sebuah tempat karaoke.?

Sebab, selama ini Jember disebut sebagai kota relijius dengan puluhan pesantren besar di dalamnya. Tidak hanya itu, Jember juga dikenal banyak melahirkan tokoh dan ulama ? nasional.?

Kapolres Dukung Jember Kota Santri Tetap Lestari (Sumber Gambar : Nu Online)
Kapolres Dukung Jember Kota Santri Tetap Lestari (Sumber Gambar : Nu Online)

Kapolres Dukung Jember Kota Santri Tetap Lestari

Pesantren-pesantren tersebut menjadi petunjuk tentang relijiusitas kota tembakau ini, bahkan Pemkab Jember sendiri sudah menjuluki diri sebagai kota relijius sejak lama.?

“Kalau seperti ini, kita semua jadi malu. Katanya Jember kota santri. Kenyataannya banyak rumah karaoke yang berubah fungsi jadi tempat mabuk-mabukan,” ucap Ayub saat hearing dengan Polres Jember, Dinas Pariwisata, Disperindag, Satpol PP dan perwakilan rumah karaoke Star di ruang Banmus, Rabu (19/4).

Menurutnya, ini bertolak belakang dengan semangat Jember yang menamakan diri kota santri, kota relijius. Ia berharap agar label Kota Santri jangan sampai ternodai.

Ulama Salaf Online

Dukungan terhadap lestarinya Jember sebagai kota santri juga disampaikan oleh Kapolres Jember, Kusworo Wibowo. Menurutnya, Jember yang telah lama mencanangkan diri sebagai kota santri harus tetap dipertahankan. Salah satu caranya adalah ? dengan menjaga dan menertibkan tempat-tempat hiburan malam.?

"Kita juga gak kepingin Jember yang dilabel sebagai kota santri, menjadi luntur. Nanti timbul pertanyaan, pas eranya siapa itu luntur. Kita malu, masak di era kita Jember kehilangan nama kota santri. Mudah-mudahan jangan ya. Jadi kita pertahankan hal yang baik," tuturnya.

Ulama Salaf Online

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jember, Anas Maruf mengungkapkan bahwa jumlah rumah karaoke di Jember mencapai 10 buah. Dari jumlah tersebut hanya satu yang punya ijin menjual minuman keras, yaitu Aston.?

"Karena itu, kita akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengadakan penertiban," jelasnya. (Aryudi A. Razaq/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Pendidikan, Khutbah Ulama Salaf Online

Ulama Salaf Online. Kapolres Dukung Jember Kota Santri Tetap Lestari di Ulama Salaf Online ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ulama Salaf Online sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ulama Salaf Online. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ulama Salaf Online dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock