Kamis, 23 November 2017

Banser Harus Militan dan Ideologis

Jepara, Ulama Salaf Online. Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor kecamatan Batealit Jepara selama tiga hari Jum’at-Ahad, (16-18/10) sukses menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Diklatsar yang digelar di Dukuh Setro, Desa Batealit, kecamatan Batealit kabupaten Jepara itu diikuti 45 peserta yang kini telah dibaiat menjadi angota Banser baru.

Diklatsar itu merupakan kali pertama digelar PAC GP Ansor Batealit. Sementara di Jepara, merupakan Dikltasar angkatan kelima.

Banser Harus Militan dan Ideologis (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser Harus Militan dan Ideologis (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser Harus Militan dan Ideologis

Peserta yang mengikuti Diklastar itu sebagian besar dari wilayah Kemacatan Batealit dan beberapa ada delegasi dari PAC Tahunan, Keling dan Donorojo.

Ulama Salaf Online

Ketua PAC GP Ansor Batealit, Nur Alimin mengatakan Diklatsar banser diadakan dalam rangka menyiapkan barisan kader muda NU yang tanggap akan problem keumatan dan kebangsaan demi mengawal tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ulama Salaf Online

“Banser menjadi garda terdepan Ansor maupun NU yang harus memiliki kemampuan untuk menyelesaikan berbagai problem. Khususnya masalah-masalah keumatan dan kebangsaan,” tambahnya sebagaimana rilis yang diterima Ulama Salaf Online.

Subchan Zuhri, Wakil Ketua PAC Ansor Batealit menambahkan dalam rangka membentuk kader Banser yang tangguh peserta Diklastar diberi materi yang lengkap. Mulai dari materi Ke-NU-an, Aswaja, Keansoran, Kebanseran, analisis SWOT, leadership, wawasan kebangsaan, PBB, kelalulintasan, SAR, Bagana, dan materi-materi pendukung lainnya.

Pada malam terakhir kemarin, panitia juga menghadirkan KH Subakir dari Kudus untuk memberikan materi penguatan mental spriritual kader banser,” imbuhnya.

Diklatsar Banser di Batealit Jepara itu juga dihadiri Sekretaris Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Tengah, Sholahuddin Ali. Mantan Ketua Umum PKC PMII Jawa Tengah itu menyampaikan materi Keansoran di hari pertama.

Sholahuddin menegaskan, bahwa Banser sebagai kekuatan utama Ansor harus memiliki militansi dan ideologi Islam Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) yang kuat. Tantangan Banser dan Ansor pada saat ini semakin kompleks dan harus dihadapi dengan kemampuan-kemampuan khusus.

“Sikap Banser adalah merepresentasikan Ansor dan NU yang harus menampakkan Islam Ahlussunah Waljamaah. Islam yang ramah, bukan Islam yang marah-marah,” tandasnya. (Syaiful Mustaqim/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Budaya, Quote Ulama Salaf Online

Ulama Salaf Online. Banser Harus Militan dan Ideologis di Ulama Salaf Online ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ulama Salaf Online sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ulama Salaf Online. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ulama Salaf Online dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock