Senin, 14 Mei 2012

MMA vs Pencak Dor

Sebuah ajang pertarungan bela diri atau dikenal dengan Mixed Martial Arts (MMA) semakin banyak digemari di Indonesia. Pertarungan bela diri jenis ini tampaknya mulai menjamur. Dari sisi tontonan memang menarik, karena sifatnya yang minim aturan. Bahkan cenderung bebas. Selain itu, mampu mempertemukan berbagai aliran bela diri. Dari gulat hingga silat dan Jiu-Jitsu.

Seni tarung bebas ini diperkenalkan di Jepang oleh Satoru Sayama, pegulat profesional pada 1985 di kenal dengan sebutan Shooto. Namun, pertarungan pertama kali digelar pada 1986. Itu pun khusus amatir. Sedangkan profesional dimulai tiga tahun kemudian.

Sejak 1993 MMA menggelar turnamen profesional dengan nama Ultimate Fighting Championship (UFC) di Amerika Serikat. Jepang tak mau kalah, pada 1997 Pride Fighting Championship (PFC) menjadi organisasi MMA terbesar di Jepang.

MMA vs Pencak Dor (Sumber Gambar : Nu Online)
MMA vs Pencak Dor (Sumber Gambar : Nu Online)

MMA vs Pencak Dor

Belakangan ajang tarung bebas terbesar di Asia adalah One Fighting Championship (OFC). Ajang tarung bebas yang pertama kali diluncurkan pada 2011 di Singapura inilah yang masuk ke Indonesia setahun setelah itu.

Sebenarnya ajang tarung bebas seperti itu sudah ada dalam dunia pesantren puluhan tahun lalu yang di kenal dengan istilah Pencak Dor. Pertarungan yang cukup di gemari oleh para pesilat di kalangan pesantren ini juga menyajikan pertarungan bela diri yang bersifat minim aturan, siapapun bisa mengikuti dan diperkenankan memilih lawannya.

Bedanya, dalam Pencak Dor nuansa seni, tradisi dan budayanya lebih kental. Pertarungan akan diiringi oleh musik gamelan ciri khas pencak silat Nusantara tanpa memperebutkan piala apapun. Sebagai penghargaan, panitia hanya menyediakan kupon kepada para petarung di atas panggung yang bisa di tukar dengan makanan dan minuman.

Ulama Salaf Online

Dalam perjalanannya, tradisi Pencak Dor ini masih banyak kita temukan di berbagai pesantren, khususnya di daerah Jawa Timur, seperti pesantren Lirboyo Kediri, Nganjuk, Bojonegoro dan daerah lainnya yang banyak terdapat perguruan pencak silat.

Kalau kita melihat dari sudut pandang entertaint, pencak silat jauh lebih menarik dari pada bela diri modern yang dipertontonkan dalam MMA. Akan tetapi sampai saat ini ajang Pencak Dor belum bisa dikelola secara profesional, Pencak Dor hanya menjadi ajang hiburan rakyat, masih sama ketika awal kemunculannya yang di inisiasi oleh Gus Maksum, Ketua pertama sekaligus pendiri PSNU Pagar Nusa. (Nashr Fanie)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Nahdlatul Ulama, Halaqoh Ulama Salaf Online

Ulama Salaf Online

Ulama Salaf Online. MMA vs Pencak Dor di Ulama Salaf Online ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ulama Salaf Online sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ulama Salaf Online. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ulama Salaf Online dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock