Selasa, 02 Mei 2017

Kiai Nuril Huda: Saatnya Meniru Kesederhanaan Nabi

Jakarta, Ulama Salaf Online. Ketua Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) mengingatkan para pemimpin negeri ini untuk mengikuti teladan penting dari Nabi Muhammad SAW yakni gaya hidup yang sederhana dan bersahaja. Kesederhanaan akan mengangkat martabat manusia.

”Para pemimpin harus kembali kepada ajaran Nabi, tidak terlena oleh kemegahan duniawi. Tidak pandang bulu apakah pemimpin formal atau non formal. Para pemimpin harus memberikan uswatun hasanah, contoh yang baik, saat ini juga,” kata kiai Nuril di gedung PBNU, Jakarta, Senin 26/3) di sela-sela persiapan acara ”Tabligh Akbar Nasional dan doa Bersama untuk Bangsa” menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW yang akan digelar di Pekan Raya Jakarta (PRJ) Jl. Kemayoran, Jakarta Selatan pada 6 Mei 2007 mendatang.

Kiai Nuril Huda: Saatnya Meniru Kesederhanaan Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Nuril Huda: Saatnya Meniru Kesederhanaan Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Nuril Huda: Saatnya Meniru Kesederhanaan Nabi

Dikatakan, pada saat negeri ini dilanda kemiskinan sedianya para pemimpin menunjukkan gaya hidup sederhana, sebagai ekspresi keperihatinan, atau minimal simbol sebagai rasa bersalah atas ketidakmampuan menyejahterakan sebanyak mungkin rakyat yang dipimpinnya. ”Tidak etis kalau para pemimpin mendemonstrasikan kemewahan pada saat kondisi kita seperti ini,” tegas Kiai Nuril.

”Kata sosiolog Ibnu Khaldun, sebenarnya mengatur rakyat itu gampang. Tinggal pemimpinnya menunjukkan perilaku yang baik di hadapan rakyat, maka rakyat akan mengikut sendiri apa yang dimaui pemimpin,” lanjutnya.

Menurut Kiai Nuril, para pemimpin negeri ini, termasuk pemimpin keagamaannya, dibuat gamang oleh arus globalisasi yang menawarkan gaya hidup konsumtif, serba ada dan serba memiliki. Para pemimpin selama ini lebih merasa asyik meniru gaya hidup yang dipertontonkan dalam tayangan iklan media massa oleh para artis, dari pada menjalankan tanggungjawab sebagai pemimpin.

Padahal para pemimpin harus mendahulukan kepentingan umat. ”Maka saatnya meniru kesederhanaan Nabi. Jika perlu memakan sisa-sisa makanan para orang-orang bawahan,” kata kiai Nuril sembari mengutip satu riwayat hidup Nabi Muhammad SAW.

Ulama Salaf Online

Dikisahkan Nabi Muhammad SAW dan sahabat Abu Bakar beserta pengawalnya sempat kehabisan bahan makanan dalam perjalanan dari Makkah ke Madinah. Saat itu Nabi hanya mendapatkan segelas susu dari hewan gembala seorang ibu bernama Ummi Ma’bad. Susu itu lalu diminum oleh Abu Bakar, lalu sisanya untuk pengawalnya, dan sisanya lagi baru diminim oleh Nabi sendiri. ”Itulah pemimpin yang melayani umat,” kata Kiai Nuril. (nam)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online

Ulama Salaf Online Kyai, Aswaja, Hadits Ulama Salaf Online

Ulama Salaf Online. Kiai Nuril Huda: Saatnya Meniru Kesederhanaan Nabi di Ulama Salaf Online ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ulama Salaf Online sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ulama Salaf Online. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ulama Salaf Online dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock