Tampilkan postingan dengan label Pemurnian Aqidah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemurnian Aqidah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Februari 2018

Rifdah, Tiada Hari Tanpa Mengaji

Brebes, Ulama Salaf Online. Meski bersuara lembut, Rifdah Khoerunnida tidak memanfaatkan suara emasnya untuk menyanyi, tetapi mengaji. Alhasil, dari lantunan suara merdu, dia keluar sebagai juara I Lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) pada ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Lomba itu digelar pada 14-16 April 2014 lalu di asrama haji Donohudan Solo.

Rifdah, Tiada Hari Tanpa Mengaji (Sumber Gambar : Nu Online)
Rifdah, Tiada Hari Tanpa Mengaji (Sumber Gambar : Nu Online)

Rifdah, Tiada Hari Tanpa Mengaji

“Abah membimbingku untuk mengaji, bukan menyanyi,” tutur Rifdah yang kini duduk di bangku kelas VIII SMP N 2 Brebes, saat dihubungi Humas di ruang Kepala Sekolah setempat, Jumat (9/5).

Ulama Salaf Online

Gadis lincah kelahiran Brebes 16 April 2000 ini mengaku tiada hari tanpa mengaji. Ketika mengikuti MTQ tingkat kecamatan, dirinya langsung menggondol kejuaraan. “Sejak kelas V di MI Asyafiiyah Jatibarang, saya dapat juara,” kata Rifdah mengenang masa lalu.

Ulama Salaf Online

Tak heran, ketika menempuh pendidikan di SMP 2 Brebes, dirinya langsung mendapatkan juara di tingkat kabupaten dan provinsi. Di ajang Region Arts and Sains Olympiade (RASO)  2013, dia juga menjadi juara I kelas provinsi Jateng.

Putrid dari pasangan Abah Moh Muzakki dan Umi Musyarofah ini setiap hari berlatih di bawah bimbingan langsung dari Abahnya. Ia berlatih setiap hari di kediamannya di jalan Martapura I nomor 38 Kendawa Jatibarang.

Sedangkan di sekolah, ia mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bersama rekan-rekannya. “Kebetulan, guru ekstrakurikuler MTQ Abahnya Rifda,” terang Kepala SMP N 2 Jatibarang Taufiq yang mendampingi wawancara.

Kata Taufiq, boleh jadi Rifdah memiliki bakat keturunan yang mengalir dari abahnya. Karena Moh Muzakki dulu juga pernah menjadi juara provinsi Jawa Tengah pada lomba MTQ. Taufiq menasihati agar Rifdah untuk optimis menekuni dunia tilawah. “Kamu hebat, Insya Allah ada jalan untuk mencapai cita-citamu,” kata Taufiq memberi semangat.

Menjelang FLS2N tingkat Nasional di Semarang pada 1-6 Juni 2014 mendatang, Rifdah berlatih tanpa henti. Ada pantangan yang tidak boleh dilanggar agar suaranya tetap jernih; tidak diperkenankan minum es dan makan goreng-gorengan.

“Tapi sama abah, saya dianjurkan makan buah-buahan yang banyak mengandung air,” kata Rifdah yang bercita-cita menjadi dokter.

Selain mempersiapkan FLS2N, ia juga mendapat tugas berat sebagai delegasi Jateng pada STQ tingkat Nasional di Batam Kepulauan Riau. “Pada even gerakan gemar mengaji di Batam nanti, saya mewakili Jawa Tengah pada Cabang Tahfidz Tilawah 1 Juz.”

Selain pandai mengaji, Rifdah juga lincah baris-berbaris. Karenanya, ia dipercaya sebagai wakil ketua ekstrakurikuler Paskibra. Ketika berlaga dalam Lomba Tata Upacara Bendera (LTUB) tingkat Karesidenan Pekalongan, ia lagi-lagi terpilih menjadi pengatur upacara terbaik.

Keberkahan pun mengalir ke Rifda. Setiap saat, ia diundang mengisi pembacaan kalam Ilahi di setiap pengajian umum baik di desa maupun di kabupaten. Pada acara zikir akbar peringatan Hardiknas satu contoh. Di situ, ia melantunkan ayat suci Al-Quran di hadapan bupati dan ribuan pengunjung.

“Ya, Alhamdulillah saya sering mendapat undangan qiro di pengajian,” pungkasnya. (Wasdiun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Pemurnian Aqidah, Syariah, Berita Ulama Salaf Online

Senin, 19 Februari 2018

GP Ansor Sumenep Bedah Buku "Pesantren: Nalar dan Tradisi"

Sumenep, Ulama Salaf Online - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur, membedah buku bertemakan pesantren, Sabtu (2/4). Bertempat di aula PKPRI Sumenep, acara tersebut berlangsung 3 jam mulai dari pukul 14.00-17.00 WIB.

Buku yang dibedah berjudul Pesantren; Nalar dan Tradisi karya tokoh muda NU Jawa Timur, Gus Baddrut Tamam. Tampak hadir Ketua PCNU Sumemep KH Pandji Taufiq, Ketua PC GP Ansor M Muhri Zaen, penulis buku, 23 pengurus PC Ansor, dan 65 pengurus dari 22 PAC Ansor se Kabupaten Sumenep. Serta, beberapa pengasuh pesantren di Sumenep.

GP Ansor Sumenep Bedah Buku Pesantren: Nalar dan Tradisi (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Sumenep Bedah Buku Pesantren: Nalar dan Tradisi (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Sumenep Bedah Buku "Pesantren: Nalar dan Tradisi"

Akademisi NU Sumenep Dr Rahbini, tampil sebagai pembanding. Rahbini mengaku senang dan bangga punya kader NU seperti Gus Baddrut karena dia tergolong santri yang aktivis. "Di tengah kesibukannya, masih sempat menelurkan pikiran cerdasnya untuk kemudian diterbitkan dalam bentuk buku," tegasnya.

Ulama Salaf Online

Dalam kesempatan itu, Gus Baddrut berbicara tentang nilai-nilai pesantren harusnya terus kita sandang di mana pun dan jadi apa pun kita. "Oleh sebab itu, kita mesti selalu beretika, santun, dan bersahaja.Santri juga harus siap menghadapi berbagai problem sosial kemasyarakatan," tegas pria yang kini menjabat Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa DPRD Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Ketua PC GP Ansor Sumenep M Muhri Zaen menegaskan, bedah buku ini adalah rangkaian dalam memeriahkan harlah GP Ansor ke-82. Pihaknya berharap dengan membedah buku kepesaantrenan, peserta bisa mengikuti para pejuang yang sekaligus pengasuh/ pendiri pesantren yang mempunyai jasa besar terhadap bangsa ini.

Ulama Salaf Online

"Pesantren lah yang berperan besar dan bersemangat luar biasa dalam hal ikut andil dalam memerdekakan serta mendidik umat dalam segala aspek kehidupan," tandasnya. (Hairul Anam/Mahbib)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Pemurnian Aqidah Ulama Salaf Online

Kamis, 15 Februari 2018

Bersama Ansor, LTM Sertifikasi Masjid NU di Jombang

Jombang, Ulama Salaf Online. Lembaga Tamir Masjid NU Jombang dibantu pemuda Ansor setempat melakukan pendataan jumlah masjid dan musholla milik warga NU. Kegiatan ini dilakukan untuk mengamankan tempat ibadah warga yang biasa mengamalkan ajaran Aswaja An-Nahdliyah ini sebagai aset NU.

Bersama Ansor, LTM Sertifikasi Masjid NU di Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)
Bersama Ansor, LTM Sertifikasi Masjid NU di Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)

Bersama Ansor, LTM Sertifikasi Masjid NU di Jombang

"Ke depan kita keluarkan sertifikasi atas pendataan masjid dan mushola yang sudah dilakukan. Sertifikasi itu merupakan bentuk pengamanan asset. Sehingga aset milik NU tidak diambil kelompok lain," ujar Ketua LTMNU Jombang AH Sutari saat pelatihan manajemen masjid bersama GP Ansor Jombang di aula MAN Tambakberas, Ahad (8/2).

Sutari menambahkan, data masjid dan musholla NU yang telah masuk di mejanya sebanyak 2000. Data ini murni yang mengisi adalah takmir masjid dan musholla sendiri. "Kita tinggal mencocokkan dan segera mengeluarkan sertifikasi saja. Ke depan harapannya dengan pelatihan bersama Ansor ini ada penggerak di setiap masjid dan musholla," ujar Sutari.

Ulama Salaf Online

Ketua GP Ansor Zulfikar D Ikhwanto meminta seluruh kader Ansor memfungsikan masjid dan musholla sebagai basis kegiatan kader-kader NU. Tidak hanya itu, diharapkan setiap masjid dan musholla ada Banser yang menjadi penggerak. "Saya sudah intruksikan, minimal satu masjid dan musholla ada 2 Banser. Di samping untuk menjaga aset, Banser harus bisa menjadi penggerak kegiatan," ujarnya.

Keberadaan tempat ibadah milik warga NU, lanjut Gus Antok, menjadi tanggung jawab Ansor bersama Bansernya. "Apalagi seluruh Banom NU bisa menjadikan musholla menjadi semacam sekretariat, sehingga tidak ada lagi kelompok yang bertentangan dengan Pancasila berani mengambil atau menguasai aset milik NU," tandasnya.

Ulama Salaf Online

Ketua PCNU Jombang KH Isrofil Amar meminta LTM dan Ansor lebih giat lagi untuk meramaikan kegaiatan berbasis masjid dan musholla. "Sudah seharusnya yang menjaga aset dan menjadi penggerak masjid musholla milik warga NU adalah Ansor bersama Bansernya. Jangan sampai masjid dan musholla malah diisi kelompok lain," ujarnya saat membuka kegiatan.

Peserta pelatihan ini terdiri atas pengurus masjid, pengurus MWCNU, pengurus Ansor tingkat anak cabang. Mereka menerima materi penataan organisasi masjid, manajemen dan fungsi masjid dalam kehidupan bermasyarakat. (Muslim Abdurrahman/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Pemurnian Aqidah, News, Nahdlatul Ulama Salaf Online

Jumat, 09 Februari 2018

Kunci Kabah yang Dilelang Diminta Kembali

Makkah, Ulama Salaf Online

Kunci Kabah berusia 800 tahun yang tiba-tiba dilelang pekan lalu di Sotheby London diminta pihak penjaga Kabah untuk dikembalikan. Kemungkinan kunci yang laku 18 dolar AS atau sebelumnya dilaporkan dibeli dengan harga Rp 200 milyar itu adalah hasil curian.



Kunci Kabah yang Dilelang Diminta Kembali (Sumber Gambar : Nu Online)
Kunci Kabah yang Dilelang Diminta Kembali (Sumber Gambar : Nu Online)

Kunci Kabah yang Dilelang Diminta Kembali

Penjaga Kabah Saleh Al-Shaybi telah meminta bantuan para jutawan muslim untuk membeli kembali kunci Kabah tersebut dan dikembalikan ke Makkah. "Saya kira kunci itu dicuri pada tahun-tahun lalu," katanya.

Menurut sejarawan Arab Saudi, Hani Fairouzi, pencurian itu cukup mengherankan dan menyedihkan. "Ini bukan kriminal biasa," katanya seperti dikutip harian Arab News edisi Kamis (17/4). "Hilangnya kunci itu merupakan tanggungjawab penjaga Kabah," tambahnya.

Ulama Salaf Online

Sayangnya, tak jelas kapan dilaporkan hilangnya kunci tersebut. “Saya imbau pemerintah untuk meneliti kasus ini dan memberi pengaman lebih untuk tidak terjadi kasus serupa. Kerajaan harus berusaha untuk mengembalikan kunci Kabah tersebut," kata Fairouzi.

Menurutnya, OKI, Liga Muslim Sedunia, dan organisasi Islam lainnya harus berupaya mengembalikan kunci Kabah tersebut dengan berbagai cara.

Ulama Salaf Online

Sementara penulis Arab Saudi Intisar Al-Okayl menyebut pencuri kunci Kabah itu sangat tahu nilai benda bersejarah itu.

"Tujuan mereka hanya satu, yaitu uang," tulisnya. Karena itu ia mengimbau kalangan jutawan muslim untuk agar urun dana untuk membebaskan kunci tersebut dengan harga yang sangat mahal sekalipun. (dpg/nur)Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Pemurnian Aqidah Ulama Salaf Online

Selasa, 16 Januari 2018

Manfaatkan Sampah, Pelopori Gerakan Berkebun di Lahan Sempit

Pati, Ulama Salaf Online. Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengajak dan mengajarkan warga sekitar cara berkebun di lahan sempit serta menggunakan barang-barang bekas sebagai tempat media tanam. Hal ini dilakukan untuk mengurangi sampah yang kerap menumpuk sia-sia.

“Seandainya semua rumah tangga mau menggunakan plastik bekas minyak goreng atau pun yang lainnya sebagai media tanam, maka tak perlu lagi membeli polybag untuk menawan sayuran seperti sledri, sawi, kangkung, bayam, cabe dan lain sebagainya.” jelas Siswanto, penanggung jawab Devisi Litbang Lakpesdam Pati, Senin (30/11).

Manfaatkan Sampah, Pelopori Gerakan Berkebun di Lahan Sempit (Sumber Gambar : Nu Online)
Manfaatkan Sampah, Pelopori Gerakan Berkebun di Lahan Sempit (Sumber Gambar : Nu Online)

Manfaatkan Sampah, Pelopori Gerakan Berkebun di Lahan Sempit

Gerakan ini diharapkan menjadi solusi bagi aksi hijau di tengah keterbatasan lahan dan pemanfaatan sampah yang semakin melimpah ruah. Lakpesdam NU Pati membuat percontohan di rumah-rumah pengurus terlebih dahulu, untuk kemudian ditiru masyarakat.

Ulama Salaf Online

“Untuk kali ini rumahnya Khoirun Niam di desa Plukaran Gembong Pati, yaitu pengurus Lakpesdam dari Devisi Kajian dan Penerbitan sebagai tempat percontohan, menanam sledri di media tanam dari plastik bekas,” ujar Ratna Andi Irawan, Ketua Lakpesdam NU Pati

Ke depan diharapkan masyarakat Pati bisa berkebun sendiri di lahan sempit, bisa di depan ataupun samping rumah. Media tanamnya pun bisa cukup dengan memanfaatkan barang-barang rumah tangga yang sudah tak terpakai. Selain mengurangi penumpukan sampah, kegiatan kreatif ini bisa sedikit menghemat anggaran dapur karena sawi, sledri, kangkung, bayam, atau cabe dapat dipetik dari kebun sendiri.

Ulama Salaf Online

Siswanto menambahkan, dalam waktu dekat ini Lakpesdam NU akan mengadakan pelatihan tentang menumpuk rupiah dari sampah. Peserta akan diberikan pemahaman bahwa sampah bisa bernilai ekonomis apabila kita mengetahui cara mengelolanya. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Khutbah, Pendidikan, Pemurnian Aqidah Ulama Salaf Online

Pesantren DaTa Genjot Pemain Latihan Intensif

Tulungagung,Ulama Salaf Online

Para pemain kesebelasan Pondok Pesantren Darut Taibin (DaTa) Campur Darat Tulungagung tidak bisa istirahat total. Kesebelasan yang menoreh kemenengan dalam Liga Santri Nusantara, 31 September 2016 di Stadion Brawijaya Kota Kediri lalu tersebut, hanya sempat jeda dua hari. Kemudian mereka langsung digenjot latihan intensif.

Pesantren DaTa Genjot Pemain Latihan Intensif (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren DaTa Genjot Pemain Latihan Intensif (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren DaTa Genjot Pemain Latihan Intensif

”Tidak ada waktu leha-leha. Anak-anak? langsung? digenjot latihan fisik dan teknik,’’ ungkap? Manajer DaTa Ahmad Syaif’i kepada Ulama Salaf Online Sabtu siang (3/9).

Begitu selesai pertandingan, para pemain diistirahatkan dua hari. Mereka melakukan aktivitas seperti biasa sekolah dan mengaji.

Ulama Salaf Online

“Pagi setelah subuh senam dan latihan fisik. Terus sekolah. Sore harinya setelah istirahat dia latihan game-game di lapangan,’’ katanya.

Sebagimana diketahui DaTa berhasil menjadi juara Liga Santri Nusantara Region Jatim II. Tim dari kota marmer itu juara setelah berhasil melibas Tim An-Nur 2 Turen Malang dengan skor 3-0. Atas keberhasilan tersebut, DaTa selain lolos ke tingkat Nasional, juga berhak atas tropi juara dari Walikota Kediri.

Ulama Salaf Online

Karena mereka para santri maka tidak ada waktu luang dan leha-leha. Setelah diberi istirahat dua hari oleh pelatih. Mulai Sabtu pagi, merekaharus berlatih lagi.

”Tidak boleh hanya puas setelah menang kemarin karena kompetisi yang? sebenarnya dan yang berat nanti yadi tingkat nasional itu,’’ tambah Agus pelatih DaTa.

Ia yakin, yang masuk babak selanjutnya di tingkat nasional ini nanti pasti tim terbaik karena hasil seleksi se-nusantara.

“Daerah-daerah yang selama ini menjadi sentral pemain pasti akan kuat sepakbolanya seperti daerah-daerah Timur,’’ tambah Agus. (imam kusnin ahmad/abdullah alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online Budaya, Pemurnian Aqidah Ulama Salaf Online

Minggu, 31 Desember 2017

Pidato di PBB, Aktivis NU Ini Ingatkan Pemuda Dunia Tantangan Global

Jakarta, Ulama Salaf Online

Salah satu aktivis NU, Gugun Gumilar, mendapat kesempatan berpidato di gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) New York, Amerika Serikat. Pada forum “International Young Leaders Assembly 2015” ini ia mengangkat tema “Peran Pemuda di Abad 21”.

Menurutnya, ada begitu banyak tantangan bangsa dunia yang harus diselesaikan. Tantangan terbesar adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat, mengurangi kemiskinan dan pengangguran, mengatasi kesenjangan ekonomi, serta memberantas korupsi.

Dalam konteks global, pemuda menghadapi tantangan yang tidak ringan. Globalisasi dicirikan dengan persaingan yang makin ketat, dan kondisi ini tidak bisa dihindari. “Dalam waktu dekat, Pemuda Indonesia akan menghadapi free trade era (perdagangan bebas) di kawasan Asia Pasifik dan ASEAN Economic Community 2015,” tutur Gugun di hadapan seribu pemuda dari 90 negara, Selasa (18/) lalu, sebagaina disampaikan dalam siaran pers.

Pidato di PBB, Aktivis NU Ini Ingatkan Pemuda Dunia Tantangan Global (Sumber Gambar : Nu Online)
Pidato di PBB, Aktivis NU Ini Ingatkan Pemuda Dunia Tantangan Global (Sumber Gambar : Nu Online)

Pidato di PBB, Aktivis NU Ini Ingatkan Pemuda Dunia Tantangan Global

Lulusan pascasarjana Harford Seminary hasil program beasiswa PBNU ini menambahkan, kunci untuk memenangkannya adalah dengan meningkatkan daya saing bangsa. Daya saing bangsa yang merupakan akumulasi dari daya saing daerah harus dipacu dengan memperkuat kualitas sumber daya manusia, variabel-variabel ekonomi, serta penegakan hukum, dan reformasi birokrasi.

Secara makroekonomi, lanjutnya, ekonomi Indonesia telah masuk dalam kelompok negara-negara G20. Namun dilihat dari daya saing sumber daya manusia kita, Human Development Index Indonesia tahun 2014 menurut UNDP masih cukup rendah.

Ulama Salaf Online

“Tahun ini indeks kita (Indonesia) mengalami peningkatan dari ranking 112 menjadi 108. Bandingkan dengan negara-negara ASEAN yang masih unggul dari Indonesia seperti Singapura peringkat 9, Brunei Darussalam peringkat 30, Malaysia di peringkat 62, dan Thailand 89. Begitu pula untuk kelompok negara-negara BRIC, Indonesia kalah dari Rusia di peringkat 57, Brasil di 79, China 91, dan hanya lebih baik dari India di peringkat 135,” kata Gugun Gumilar.

Untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian bangsa ini Indonesia mesti mengembangkan kualitas sumber daya manusianya. “Menurut seorang pakar manajemen modern, Forbes, sumber kemakmuran masa depan tidak lagi terdapat pada seberapa besar comparative advantage (sumber daya alam yang melimpah) karena pada akhirnya sumber daya alam akan habis, tetapi oleh competitive advantage, yakni sumber daya manusia,” imbuhnya.

“Kekuatan sumber daya manusia tidak akan pernah habis karena kualitas sumber daya manusia Indonesia adalah penggerak utama pembangunan. Sekarang ini adalah era knowledge based economy. Di mana  kualitas sumber daya manusia menjadi roda penggerak kemajuan ekonomi suatu negara. Kita sudah tidak bisa lagi bergantug pada sumber daya alam saja,” tutup Gugun. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ulama Salaf Online

Ulama Salaf Online Kiai, Pemurnian Aqidah Ulama Salaf Online

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ulama Salaf Online sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ulama Salaf Online. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ulama Salaf Online dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock